alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Bank Indonesia Imbau Masyarakat Bijak Gunakan THR

PASURUAN – Memasuki minggu ketiga Ramadan, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Malang mengeluarkan imbauan ke masyarakat agar bijak dalam menggunakan tunjangan hari raya (THR). Utamanya, dalam berbelanja kebutuhan hari raya.

Kepala BI Perwakilan Malang, Azka Subhan mengungkapkan, pasokan dan stok kebutuhan pokok di wilayah BI Malang, baik Pasuruan, Probolinggo maupun Malang relatif aman. Karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat bijak dalam mengelola keuangan.

Ia lantas mencontohkan banyak masyarakat kurang pandai dalam memanfaatkan uang dari THR. Mayoritas masyarakat langsung berbelanja dalam skala besar untuk kebutuhan pokok. Nah, kondisi ini seharusnya tidak perlu terjadi.

“Stok komoditi sembako aman. Jadi masyarakat tidak perlu berbelanja berlebihan. Sebaiknya mereka berbelanja sesuai kebutuhan saja,” ungkapnya.

Azka Subhan menjelaskan berbelanja berlebihan ini bisa berdampak negatif. Kondisi ini bisa memicu harga menjadi tidak stabil, sehingga bisa menyebabkan inflasi. Pasalnya, permintaan masyarakat tidak berjalan seimbang dengan ketersediaan pokok.

Untuk itu, BI sendiri sudah mengeluarkan imbauan bersama tim pengendalian inflasi daerah melalui media. Seperti, siaran radio, videotron, siaran pers maupun talkshow. Imbauan ini berupa belanja bijak dan efisien pada masyarakat.

“Belanja bijak memiliki banyak keuntungan. Uang yang mereka miliki lebih baik untuk ditabung ataupun diinvestasikan dalam bentuk lainnya,” terang Azka Subhan. (riz/fun)

PASURUAN – Memasuki minggu ketiga Ramadan, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Malang mengeluarkan imbauan ke masyarakat agar bijak dalam menggunakan tunjangan hari raya (THR). Utamanya, dalam berbelanja kebutuhan hari raya.

Kepala BI Perwakilan Malang, Azka Subhan mengungkapkan, pasokan dan stok kebutuhan pokok di wilayah BI Malang, baik Pasuruan, Probolinggo maupun Malang relatif aman. Karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat bijak dalam mengelola keuangan.

Ia lantas mencontohkan banyak masyarakat kurang pandai dalam memanfaatkan uang dari THR. Mayoritas masyarakat langsung berbelanja dalam skala besar untuk kebutuhan pokok. Nah, kondisi ini seharusnya tidak perlu terjadi.

“Stok komoditi sembako aman. Jadi masyarakat tidak perlu berbelanja berlebihan. Sebaiknya mereka berbelanja sesuai kebutuhan saja,” ungkapnya.

Azka Subhan menjelaskan berbelanja berlebihan ini bisa berdampak negatif. Kondisi ini bisa memicu harga menjadi tidak stabil, sehingga bisa menyebabkan inflasi. Pasalnya, permintaan masyarakat tidak berjalan seimbang dengan ketersediaan pokok.

Untuk itu, BI sendiri sudah mengeluarkan imbauan bersama tim pengendalian inflasi daerah melalui media. Seperti, siaran radio, videotron, siaran pers maupun talkshow. Imbauan ini berupa belanja bijak dan efisien pada masyarakat.

“Belanja bijak memiliki banyak keuntungan. Uang yang mereka miliki lebih baik untuk ditabung ataupun diinvestasikan dalam bentuk lainnya,” terang Azka Subhan. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/