alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Tak Direstui Orangtua, Caleg PKS Mundur

PASURUAN – Seorang calon anggota legislatif (caleg) DPRD Jawa Timur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan surat pengunduran diri. Namun, partai yang menaunginya belum mengambil keputusan terkait hal itu.

Ialah Jundullah Izzuddin Robbani, caleg asal Kota Pasuruan yang mengundurkan diri tersebut. Caleg dari daerah pemilihan (dapil) 3 itu berniat mundur lantaran hendak pindah ke Solo. Selain itu, dalam surat yang diajukan pada 5 September lalu itu, ia menyatakan tidak adanya rida dari ibunya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Arif Hari Setiawan mengaku surat pengunduran diri dari Jundullah Izzuddin Robbani memang telah di tangan partai. “Suratnya sudah diterima. Sedang kami proses di internal partai,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (24/9).

Hanya saja, ia belum dapat menjelaskan lebih jauh soal itu. Menurutnya, saat ini masih dikoordinasikan dengan antarpengurus internal. “Sampai saat ini masih diproses ya. Belum ada keputusan,” jelasnya.

Terpisah, Divisi Teknis KPU Jawa Timur Muhammad Arbayanto menjelaskan, pihaknya belum menerima surat pengunduran diri Jundullah dari parpol-nya. Oleh karena itu, dia pun tak bisa banyak berkomentar soal status Jundullah yang kini sudah masuk dalam daftar caleg tetap (DCT).

“Enggak ada. Dari PKS tidak ada surat resmi. Entah belum disampaikan atau memang tidak ada, saya pun tidak tahu,” ungkapnya.

Arbayanto juga membeberkan, mekanisme pengunduran diri itu memang sejatinya dilakukan melalui parpol. Ia menyebut, selama ini KPU hanya berkomunikasi dengan setiap parpol peserta pemilu.

Sehingga, mulai dari pendaftaran, pergantian, maupun pengunduran diri dilakukan melalui parpol. “KPU tidak ada komunikasi dengan caleg. Semuanya melalui parpol. Termasuk jika ada yang mengundurkan diri, itu juga disampaikan oleh parpol-nya,” tandasnya. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.