alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

RS Rizani Punya Code Blue Response Team untuk Tangani Korban dengan Cepat-Tepat

PAITON, Radar Bromo – Ruang resepsionis Rumah Sakit Rizani, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Senin (22/7) mendadak gempar. Seorang pengunjung pingsan di depan resepsionis.

Kejadian tidak diduga itu juga disaksikan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari yang hendak meresmikan unit Hemodialisis (cuci darah) di RS Rizani. Syukur, kejadian itu cepat tertangani. Itu, berkat kesigapan code blue response team RS Rizani dan core team rescue PT POMI-Paiton Energy.

Peristiwa itu merupakan sebuah simulasi terkait penanganan pertama kedaruratan. Simulasi ini juga bagian dari pelatihan Rescue Zaman Now yang digelar Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) selama tiga hari hingga Rabu (24/7). Salah satunya materi terkait basic life support.

Ketua FKPS Kabupaten Probolinggo dr. Mirrah Samiyah mengatakan, kejadian darurat seperti pingsan, serangan jantuk, henti jantung, korban kecelakaan, dan sebagainya bisa terjadi kapan dan di mana saja. “Jika tidak ditangani dengan cepat, tepat, dan mudah bisa menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Karenanya, kami dari FKPS berinisiatif membuat pelatihan Rescue Zaman Now dengan menggandeng PT POMI-PT Paiton Energy,” ujarnya.

Dokter Mia –panggilannya- mengatakan, pelatihan ini melibatkan Dinas Kesehatan dan mitra FKPS dari 4 rumah sakit. Meliputi, RS Rizani, RSUD Waluyo Jati, RS Wonolangan, dan RSUD Tongas. Serta, diikuti Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dari 24 kecamatan dan 33 puskesmas se-Kabupaten Probolinggo.

“Pelatihan ini untuk membangun networking di seluruh stakeholder pelayanan kesehatan. Serta, memberikan bekal pengetahuan kepada peserta dalam meningkatkan kemampuan soft dan hard skill di bidang rujukan pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan,” katanya. (uno/fun)

PAITON, Radar Bromo – Ruang resepsionis Rumah Sakit Rizani, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Senin (22/7) mendadak gempar. Seorang pengunjung pingsan di depan resepsionis.

Kejadian tidak diduga itu juga disaksikan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari yang hendak meresmikan unit Hemodialisis (cuci darah) di RS Rizani. Syukur, kejadian itu cepat tertangani. Itu, berkat kesigapan code blue response team RS Rizani dan core team rescue PT POMI-Paiton Energy.

Peristiwa itu merupakan sebuah simulasi terkait penanganan pertama kedaruratan. Simulasi ini juga bagian dari pelatihan Rescue Zaman Now yang digelar Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) selama tiga hari hingga Rabu (24/7). Salah satunya materi terkait basic life support.

Ketua FKPS Kabupaten Probolinggo dr. Mirrah Samiyah mengatakan, kejadian darurat seperti pingsan, serangan jantuk, henti jantung, korban kecelakaan, dan sebagainya bisa terjadi kapan dan di mana saja. “Jika tidak ditangani dengan cepat, tepat, dan mudah bisa menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Karenanya, kami dari FKPS berinisiatif membuat pelatihan Rescue Zaman Now dengan menggandeng PT POMI-PT Paiton Energy,” ujarnya.

Dokter Mia –panggilannya- mengatakan, pelatihan ini melibatkan Dinas Kesehatan dan mitra FKPS dari 4 rumah sakit. Meliputi, RS Rizani, RSUD Waluyo Jati, RS Wonolangan, dan RSUD Tongas. Serta, diikuti Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dari 24 kecamatan dan 33 puskesmas se-Kabupaten Probolinggo.

“Pelatihan ini untuk membangun networking di seluruh stakeholder pelayanan kesehatan. Serta, memberikan bekal pengetahuan kepada peserta dalam meningkatkan kemampuan soft dan hard skill di bidang rujukan pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan,” katanya. (uno/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/