alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Sudah Jadi, Pasar Grati Dimanfaatkan Tahun Depan

GRATI – Revitalisasi Pasar Grati, Kabupaten Pasuruan, ditarget rampung pada 28 Desember 2018. Namun, ternyata bisa lebih cepat. Kini, salah satu pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan itu telah rampung dan siap dioperasikan.

LEBIH BESAR: Bangunan pasar Grati yang lebih luas dari sebelumnya. (Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Namun, meski sudah rampung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan berencana baru akan memfungsikannya mulai awal tahun depan. Alasannya, kini masih melakukan verifikasi pedagang lama.

“Setelah selesai, saat ini mulai dilakukan verifikasi pedagang lama yang akan menempati. Sehingga, awal Januari mendatang (2019) sudah bisa langsung ditempati,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Disperindag Kabupaten Pasuruan M. Saifudin Zuhri.

Menurutnya, revitalisasi Pasar Grati sudah selesai sejak 19 Desember 2018. Sehingga, pada awal tahun depan sudah siap difungsikan. “Semua pembangunannya sudah selesai, baik dari kios dan los sudah selesai,” ujarnya.

Pasar Grati menjadi salah satu pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan yang tahun ini mendapat anggaran Rp 5,8 miliar dari APBN Tugas Pembantuan. Dana itu untuk merevitalisasi satu bangunan di sisi utara pasar. Sebelumnya, bangunan ini berisi sejumlah kios dari kayu dan seng. Sehingga, kondisi pasar tampak kumuh dan kurang tertata.

Revitalisasi Pasar Grati telah rampung. Kini, dalam satu bangunan itu terdapat 60 kios dan 150 lapak. Pengerjaan revitalisasi pasar ini lebih cepat dari target yang ditentukan. Proyek pasar ini diberi tenggat waktu sampai 28 Desember 2018.

Dengan rampungnya revitalisasi ini, diharapkan membuat aktivitas perekonomian di Pasar Grati makin menggeliat. Serta, menjadi pasar yang lebih representatif, modern, dan bersih, sehingga membuat para pedagang dan pembeli lebih nyaman datang ke Pasar Grati.

“Harapan kami bisa difungsikan secepatnya. Awal tahun nanti akan kami evaluasi pedagang-pedagang yang sudah kami data untuk bisa menempati kios dan lapak yang tersedia,” ujar M. Saifudin Zuhri. (eka/tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.

Ajukan Lagi Lintasan Atletik Rp 4 M untuk Stadion Pogar

Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Pasuruan berencana mengusulkan kembali tambahan fasilitas di di Stadion R Soedrasono, tahun depan.

PJU di Kraksaan Sering Mati Akibat Diterpa Hujan-Angin

Setelah beberapa kali diperbaiki, Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Kraksaan kembali mati.