Granat Temuan Warga Sumberasih Tergolong Pembunuh

SUMBERASIH, Radar Bromo – Granat aktif yang ditemukan warga Dusun Kramat, Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, telah diamankan. Dari hasil analisis, granat itu merupakan produksi negara Eropa. Granat pembunuh itu diduga sisa perang dunia kedua.

Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo mengatakan dari karakteristik yang terlihat dari bentuknya, granat itu buatan negara Eropa. Pihaknya menduga granat itu merupakan peninggalan perang dunia kedua. “Mungkin pihak Belanda atau Inggris saat perang dunia kedua granatnya ada yang tertinggal,” katanya, Rabu (23/10).

Imam menjelaskan, saat ditemukan kondisi penggalak granat belum terbuka, sehingga kemungkinan meledak bisa terjadi. Karena masih aktif, masih bisa meledak meski umurnya sudah lama. Karenanya, pihaknya dari Koramil menyerahkan granat itu ke Polsek Sumberasih agar diserahkan ke Brimob untuk dimusnahkan.

“Kalau granat baru teksturya lebih rapat. Kondisi karat juga memastikan granat itu sudah lama, sehingga dapat dipastikan granat itu sisa perang dunia kedua,” jelasnya.

Menurutnya, granat ada tiga. Granat latihan, granat pecahan tajam, dan granat Korea. Granat yang ditemukan itu masuk kategori granat pecahan tajam. Karenanya, granat tersebut dibuat untuk membunuh dengan radius kekuatan ledakan sekitar 30 meter. “Tentara salah satunya menggunakan granat itu. Kemungkinan zaman dulu terjadi perang dan granat itu tertinggal,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Selasa (22/10), Dhofir, 32, warga Dusun Kramat, Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, menemukan granat. Bahan peledak itu ditemukan ketika dirinya mencari ikan di Ranu Kedung Pawon, sekitar pukul 14.00. Kini, granat aktif itu telah diamankan polisi. (mas/rud)