alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Pemasangan Jaringan Gas di Tongas dan Sumberasih Dikebut, Diprediksi Lebih Cepat dari Target

KRAKSAAN, Radar Bromo – Proyek jaringan gas (jargas) yang dibangun di dua kecamatan yakni Tongas dan Sumberasih terus dilakukan. Hingga akhir Juli ini, pembangunan tersebut ditarget selesai 15 persen. Namun, hasilnya di luar dugaan karena telah mencapai 32 persen.

DIKEBUT: Proyek pemasangan jaringan gas di Sumberasih. (Bagian Ekonomi for Jawa Pos Radar Bromo)

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Santoso. Menurutnya, pembangunan tersebut sejatinya ditarget hingga November. “Target keseluruhan yaitu pada bulan sebelas akhir. Jadi masih ada waktu banyak untuk mengerjakannya,” katanya saat ditemui.

Dengan melihat proses pembangunan yang pesat tersebut, pihaknya yakin pembangunan 4 ribu saluran jargas itu akan selesai pada awal November. Saat ini, prosesnya sendiri masih dalam penggalian dan penanaman pipa.

“Penggalian dan penanaman pipa masih terus dilakukan. Mulai dari Tongas hingga Sumberasih,” ujarnya.

Selain itu, juga ada pemetaan mengai Metering and Regulating Station (MRS) dan Regulator Sector (RS). “Untuk lokasinya sudah di tentukan tinggal pemasangan saja,” terangnya.

Saat ini, para pekerja proyek masih fokus untuk penanaman pipa. Setelah selesai semuanya, maka akan dilakukan pemasangan SR dan MRS. Pemasangan adakan dilakukan secara bertahap. “Semoga semuanya selesai tepat waktu,” tuturnya.

Seperti diketahui bantuan jargas sendiri di Kabupaten Probolinggo awalnya mendapatkan sekitar 10 ribu jaringan. Seiring banyaknya pertimbangan, bantuan tersebut kian merosot hingga menjadi dua lokasi saja yaitu Tongas dan juga Sumberasih. Padahal sebelumnya ada tiga kecamatan yang didapuk mendapatkan bantuan itu. Selain Tongas dan Sumberasih, awalnya Dringu juga mendapat kuota.

Sebagai gantinya, karena tidak jadi 10 jargas, maka pihak kemengrian ESDM meminta pihak pemkab untuk mengajukan 25 ribu jarga untuk lima tahun kedepan. Saat ini, proses pengajuan sendiri masih belum diketahui kelanjutannya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE

Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang tiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE, siap dinikmati kembali oleh seluruh pelanggan setia.

Kerap Sepi, Dewan Soroti Penataan Pasar Poncol

Dewan menilai aset pemkot ini tidak berjalan maksimal. Akibatnya, banyak los yang ditinggal oleh pedagang.

Hentikan Pengiriman Air Bersih di Kab Pasuruan 28 November

Sesuai SK kedaruratan bencana, prediksi pengiriman air bersih akan dihentikan akhir bulan ini.

Kena Tol Paspro, Delapan Makam di Banjarsawah Tegalsiwalan Dipindah

Rukun Kepaten Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, memindahkan kuburan itu ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.

Mulai Ekskavasi Goa Jepang di Gempol, Libatkan BPCB-Arkeolog

Proses ekskavasi Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol mulai dilakukan.