alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Catat Ada 58 Calon Jamaah Haji Istithaah yang Butuh Pendampingan

PROBOLINGGO – Sebanyak 76 calon jamaah haji (CJH) tahap dua telah melunasi biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH). Hasil pemeriksaan kesehatan, dari 76 cjh hanya 18 CJH yang istithaah. Sisanya, sebanyak 58 CJH istithaah dengan pendampingan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi. Saat dikonfirmasi, calon jamaah haji yang masuk tahap, sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka periksa kesehatan di puskesmas yang ditunjuk sesuai wilayah asalnya.

”Tahap pertama, ada 833 calon jamaah yang sudah jalani pemeriksaan kesehatan dan didominan istithaah. Kala tahap dua ini, didominasi istithaah dengan pendampingan,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan dikatakan Anang, sebanyak 18 CJH istithaah dan sisanya istithaah pendampingan. Dari 76 CJH tahap dua yang sudah melunasi BPIH, ternyata didominasi lanjut usia (lansia). Sehingga, mereka pun istithaah dengan pendampingan.

”Calon jamaah haji tahap dua ini didominasi lansia. Untungnya, tidak ada calon jamaah yang memiliki penyakit keras. sehingga, mereka tetap istithaah, tapi harus dengan pendampingan,” terangnya.

Kepala kemenag Kabupaten Probolinggo, H. Santoso melalui Kasi Haji dan Umroh, Taufiq mengatakan, CJH yang istithaah dengan pendampingan, tetap menjadi perhatian. Pihaknya memberikan kesempatan pada keluarga cjh tersebut untuk menjadi pendamping. Syaratnya, pendamping sudah memiliki jatah porsi dan sudah mendaftar minimal 3 tahun sebelumnya.

”Bagi calon jamaah haji yang tidak ada pendamping dari keluarga sendiri. Akan kami ambilkan dari regunya untuk menjadi pendamping,” paparnya. (mas/fun)

PROBOLINGGO – Sebanyak 76 calon jamaah haji (CJH) tahap dua telah melunasi biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH). Hasil pemeriksaan kesehatan, dari 76 cjh hanya 18 CJH yang istithaah. Sisanya, sebanyak 58 CJH istithaah dengan pendampingan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi. Saat dikonfirmasi, calon jamaah haji yang masuk tahap, sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka periksa kesehatan di puskesmas yang ditunjuk sesuai wilayah asalnya.

”Tahap pertama, ada 833 calon jamaah yang sudah jalani pemeriksaan kesehatan dan didominan istithaah. Kala tahap dua ini, didominasi istithaah dengan pendampingan,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan dikatakan Anang, sebanyak 18 CJH istithaah dan sisanya istithaah pendampingan. Dari 76 CJH tahap dua yang sudah melunasi BPIH, ternyata didominasi lanjut usia (lansia). Sehingga, mereka pun istithaah dengan pendampingan.

”Calon jamaah haji tahap dua ini didominasi lansia. Untungnya, tidak ada calon jamaah yang memiliki penyakit keras. sehingga, mereka tetap istithaah, tapi harus dengan pendampingan,” terangnya.

Kepala kemenag Kabupaten Probolinggo, H. Santoso melalui Kasi Haji dan Umroh, Taufiq mengatakan, CJH yang istithaah dengan pendampingan, tetap menjadi perhatian. Pihaknya memberikan kesempatan pada keluarga cjh tersebut untuk menjadi pendamping. Syaratnya, pendamping sudah memiliki jatah porsi dan sudah mendaftar minimal 3 tahun sebelumnya.

”Bagi calon jamaah haji yang tidak ada pendamping dari keluarga sendiri. Akan kami ambilkan dari regunya untuk menjadi pendamping,” paparnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/