alexametrics
30.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 November 2020

118 Ribu Pekerja Sudah Terima Pencairan Bantuan Subsidi Upah

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Bantuan Subsidi Upah (BSU) Pekerja di Pasuruan–Probolinggo sudah mencapai 118.561 tenaga kerja pencairan. Pencairan ini masuk dalam tahap kelima bulan Oktober. Belum semua penyetor rekening mendapatkan BSU, lantaran ada sekitar 4.417 data rekening yang masih bermasalah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) atau dikenal dengan BP Jamsostek Pasuruan dan Probolinggo Arie Fianto Syofian mengatakan, sampai bulan Oktober ini, pencairan BSU Pekerja berakhir pencairan sampai tahap kelima. Di Pasuruan tercatat ada 118.561 pekerja yang mendapatkan bantuan subsidi upah sebesar Rp 1,2 juta.

“Jumlah rekening yang dilaporkan mencapai 122.978 pekerja. Namun yang berhasil dicairkan sampai tahap kelima kemarin hanya 118.561 atau 96,4 persen,” terangnya.

Arie mengatakan, memang tak semua rekening yang dilaporkan setelah dievaluasi dari pusat disebut invalid. Termasuk di Jawa Timur sendiri, hanya 88,2 persen yang berhasil tersalurkan dari 1,676 juta pekerja yang melapor.

“Masalahnya beragam. Mulai dari NIK tidak valid, nomor rekening terblokir, nama peserta dan nama di rekening berbeda. Hal-hal ini membuat setelah ada verifikasi di pusat, BSU tidak cair ke rekening yang bersangkutan,” terangnya.

Dikatakan Arie Fianto, sifat dari BP Jamsostek adalah memberikan data dan nomor rekening saja. “Namun untuk evaluasi dan pencairan bansos tetap ranah dari Kementerian Keuangan,” terangnya.

Namun jika ada peserta yang dari perusahaan sudah melaporkan dan sampai saat ini belum cair, bisa melaporkan via online di bantuan.kemnaker.go.id atau via wa di nomer 08119303305. Sehingga yang merasa berhak bansos pekerja namun belum mendapatkan pencairan, bisa mendaftarkan rekening baru. Agar nantinya pencairan tahap kedua nantinya tidak ada masalah lagi. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usulkan DAK Rp 11 Miliar untuk Pengembangan Pusung Agung-Pantai Bahak

Sektor wisata di Kabupaten Probolinggo, secara bertahap terus dikembangkan.

Polisi Baru Klarifikasi Pengadu Dugaan Penghinaan Ulama

Polisi terus mengusut dugaan penghinaan ulama yang diadukan sejumlah pihak beberapa waktu lalu.

Minim Penerangan, Jalan Baujeng-Kemirisewu Dikeluhkan

Pengguna jalan Baujeng-Kemirisewu, dibuat tak nyaman.

Jadi Saksi di Sidang Ijazah Palsu, Wakil Ketua DPRD Tak Hadir

Karena saksi yang dijadwalkan dimintai keterangan tidak hadir, sidang ditunda Kamis (26/11).

Masih Ada Hubungan Keluarga, Perkara Pelaku Curanmor Ini Distop

Proses hukum percobaan curanmor di sebuah warung kopi di Pertigaan Jalan Raya Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, tidak dilanjutkan.