alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Pembuatan Website Rp 150 Juta Milik DPRD Tunggu Pengesahan P-APBD

PANGGUNGREJO – Rencana DPRD Kota Pasuruan membuat website bagi aspirasi masyarakat terus dilakukan. Namun, pembuatan website ini masih menunggu pengesahan perubahan APBD (P-APBD) 2018 oleh Pemprov Jawa Timur.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pasuruan, Raden Murahanto mengungkapkan pihaknya berencana membuat website bagi masyarakat Kota Pasuruan. Pembuatannya akan dilakukan oleh pihak ketiga dengan anggaran Rp 150 juta melalui P-APBD.

Selain itu, dengan website ini, masyarakat dapat menjalin komunikasi secara langsung dengan wakil mereka. Misalnya, ada aspirasi tau keluhan yang ingin disampaikan, mereka bisa menyampaikannya dalam website ini.

“Website ini kami namakan E-Sarapan (Sasaran, Serapan dan Harapan). Cuma pembuatannya masih menunggu P-APBD disahkan oleh Pemprov,” katanya.

Murahanto menjelaskan selama ini, masyarakat biasanya menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka pada anggota dewan melalui reses yang diadakan tiga bulan sekali. Dengan adanya website E-Sarapan ini, maka masyarakat tidak perlu menunggu reses.

“Mudah-mudahan website ini sangat bermanfaat dan lebih mendekatkan anggota dewan dengan masyarakat Kota Pasuruan,”jelas Murahanto. (riz/fun)

PANGGUNGREJO – Rencana DPRD Kota Pasuruan membuat website bagi aspirasi masyarakat terus dilakukan. Namun, pembuatan website ini masih menunggu pengesahan perubahan APBD (P-APBD) 2018 oleh Pemprov Jawa Timur.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pasuruan, Raden Murahanto mengungkapkan pihaknya berencana membuat website bagi masyarakat Kota Pasuruan. Pembuatannya akan dilakukan oleh pihak ketiga dengan anggaran Rp 150 juta melalui P-APBD.

Selain itu, dengan website ini, masyarakat dapat menjalin komunikasi secara langsung dengan wakil mereka. Misalnya, ada aspirasi tau keluhan yang ingin disampaikan, mereka bisa menyampaikannya dalam website ini.

“Website ini kami namakan E-Sarapan (Sasaran, Serapan dan Harapan). Cuma pembuatannya masih menunggu P-APBD disahkan oleh Pemprov,” katanya.

Murahanto menjelaskan selama ini, masyarakat biasanya menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka pada anggota dewan melalui reses yang diadakan tiga bulan sekali. Dengan adanya website E-Sarapan ini, maka masyarakat tidak perlu menunggu reses.

“Mudah-mudahan website ini sangat bermanfaat dan lebih mendekatkan anggota dewan dengan masyarakat Kota Pasuruan,”jelas Murahanto. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/