alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Target Rampung Desember, Proyek RSUD Grati Dikebut Siang-Malam

BANGIL, Radar Bromo – Pembangunan gedung baru RSUD Grati terus dikebut. Percepatan pengerjaan proyek senilai Rp 30 miliar itu dilakukan agar bisa rampung tepat waktu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Agung Basuki menyampaikan, pelaksanaan proyek itu sudah berlangsung dua minggu belakangan.

Sejauh ini baru sekitar 10 persen proyek tersebut diselesaikan. “Baru dikerjakan. Progresnya sekitar 10 persenan,” tandasnya.

Ia menyampaikan, rencana pembangunan lanjutan gedung RS Grati tersebut sempat terganjal masalah lelang. Sehingga, harus dilakukan tender ulang. Tender ulang itu akhirnya diselesaikan.

Saat ini prosesnya masuk tahap pengerjaan. Pengerjaannya dikebut untuk mengejar waktu yang ada. Karena targetnya, pertengahan Desember sudah harus diselesaikan. “Pengerjaannya dilembur siang dan malam agar bisa selesai tepat waktu,” ulasnya.

Meski hanya menyisakan waktu tiga bulan, pihaknya optimistis pembangunan gedung tersebut bisa diselesaikan. Karena pengerjaan tahun ini tinggal melanjutkan tahapan sebelumnya.

Kerangka-kerangka gedung sudah diselesaikan pada 2018 lalu. “Sekarang meneruskan. Bisa cepat karena kerangka gedung sudah selesai tahun lalu,” tandasnya.

Diketahui, Pemkab Pasuruan mendapat suntikan dana DBHCHT senilai Rp 30 miliar yang akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan RSUD Grati. Dana tersebut untuk melanjutkan pembangunan beberapa gedung di RS Grati.

Seperti IGD, poli, OKA, serta manajemen. Karena tahun 2018 lalu, Pemkab hanya merealisasikan kerangka gedung senilai Rp 13 miliar. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Pembangunan gedung baru RSUD Grati terus dikebut. Percepatan pengerjaan proyek senilai Rp 30 miliar itu dilakukan agar bisa rampung tepat waktu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Agung Basuki menyampaikan, pelaksanaan proyek itu sudah berlangsung dua minggu belakangan.

Sejauh ini baru sekitar 10 persen proyek tersebut diselesaikan. “Baru dikerjakan. Progresnya sekitar 10 persenan,” tandasnya.

Ia menyampaikan, rencana pembangunan lanjutan gedung RS Grati tersebut sempat terganjal masalah lelang. Sehingga, harus dilakukan tender ulang. Tender ulang itu akhirnya diselesaikan.

Saat ini prosesnya masuk tahap pengerjaan. Pengerjaannya dikebut untuk mengejar waktu yang ada. Karena targetnya, pertengahan Desember sudah harus diselesaikan. “Pengerjaannya dilembur siang dan malam agar bisa selesai tepat waktu,” ulasnya.

Meski hanya menyisakan waktu tiga bulan, pihaknya optimistis pembangunan gedung tersebut bisa diselesaikan. Karena pengerjaan tahun ini tinggal melanjutkan tahapan sebelumnya.

Kerangka-kerangka gedung sudah diselesaikan pada 2018 lalu. “Sekarang meneruskan. Bisa cepat karena kerangka gedung sudah selesai tahun lalu,” tandasnya.

Diketahui, Pemkab Pasuruan mendapat suntikan dana DBHCHT senilai Rp 30 miliar yang akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan RSUD Grati. Dana tersebut untuk melanjutkan pembangunan beberapa gedung di RS Grati.

Seperti IGD, poli, OKA, serta manajemen. Karena tahun 2018 lalu, Pemkab hanya merealisasikan kerangka gedung senilai Rp 13 miliar. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/