alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Wabup Arak Piala Adipura di Titik Penilaian yang Ada di Kraksaan

KRAKSAAN – Penghargaan Adipura yang diraih Kota Kraksaan di kategori Kota Kecil, Selasa (22/1) diarak Pemkab Probolinggo. Kirab piala Adipura tersebut dilakukan dengan cara mengelilingi Kota Kraksaan. Tak terkecuali di titik-titik yang pernah menjadi penilaian penghargaan bidang lingkungan tersebut.

Kirab tersebut dilakukan dengan melibatkan puluhan kendaraan dengan bak terbuka. Kegiatan itu diawali dengan penyerahan Piala Adipura Tahun 2018 oleh Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, kepada Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko. Setelah diserahkan, selanjutnya kirab dilakukan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, rombongan kirab Piala Adipura itu bergerak ke arah barat melewati Jl Rengganis Kota Kraksaan hingga Rutan Kelas II B Kraksaan. Konvoi kemudian bergeser ke arah barat Jl PB Sudirman Kota Kraksaan dan belok selatan ke arah Pasar Semampir.

Dari Pasar Semampir, rombongan kirab Piala Adipura bergerak ke arah timur hingga RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tidak sampai disitu, kemudian rombongan belok ke arah utara Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. Dari sini rombongan kirab Piala Adipura bergerak ke arah barat melewati Jalan PB Sudirman Kota Kraksaan, dan kembali finish di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.

Tantri sapaan akrab bupati Probolinggo itu mengatakan, kirab Piala Adipura ini merupakan bentuk rasa syukur. Apalagi, p[enghargaan ini diraih saat ibu kota Kabupaten Probolinggo berulang tahun. Sehingga adipura menjadi kado istimewa bagi kota tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan ikhtiar semua elemen masyarakat. terutama kepada kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat, khususnya Kota Kraksaan. yang telah mensupport dan mem-back up Kabupaten Probolinggo sehingga Kota Kraksaan mampu mengukir prestasi di kancah nasional,” katanya.

Menurutnya, ikhtiar tersebut akan terus digelorakan agar Kota Kraksaan sebagai Kota Kecil bisa terus berprestasi. Semua elemen harus bersama-sama membangun Kota Kraksaan menjadi sebuah kota yang nyaman.

Dalam kegiatan itu, tak hanya piala Adipura yang diarak. Tapi juga Piala Adiwiyata yang diraih tahun 2018. Diantaranya Adiwiyata Mandiri Nasional yang diraih SMP Bhakti Pertiwi Paiton serta Adiwiyata nasional yang diraih SMAN 1 Paiton dan SMPN 1 Pajarakan.

Pelepasan kirab Piala Adipura ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo serta para pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Curanmor Marak, Polresta Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Dalam bulan ini, tercatat telah terjadi lima kali curanmor dan pelakunya belum tertangkap.

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.

Karena Sukai Istri Korban, Tersangka Mau Bantu Gorok Leher Suami

Andik mau jadi eksekutor bukan hanya karena diminta oleh istri korban. Lebih dari itu, tersangka Andik memiliki perasaan suka pada Silvia.

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.