alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Duh, 5.000 Rumah di Kota Probolinggo Belum Punya Jamban

MAYANGAN – Persoalan sanitasi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Probolinggo. Terutama, berkaitan dengan kepemilikan fasilitas sanitasi seperti jamban.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo, sejauh ini masih ada sekitar 5.000 rumah di Kota Probolinggo yang tidak memiliki fasilitas jamban. Angka ini tersebar hampir di semua kelurahan di Kota Probolinggo. “Di Kota Probolinggo ada 5.000 rumah tidak memiliki jamban,” ujar Kasi Kesehatan Lingkunggan Dinkes Kota Probolinggo Nur Giati.

Giati mengatakan, Dinkes telah memetakan daerah-daerah yang masyarakatnya sudah meninggalkan kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan. Dari 29 kelurahan se-Kota Probolinggo, yang sudah mencapai Open Defecation Free (ODF) dengan nilai 85,81 persen hanya 5 kelurahan.

“Lima kelurahan itu di antaranya Kelurahan Sukabumi, Sumbertaman, Ketapang, Tisnonegaran, dan Jrebeng Wetan. ODF itu suatu kondisi di mana masyarakatnya sudah tidak BAB sembarangan, termasuk meski tidak memiliki jamban di rumah, tapi BAB di WC umum, itu masuk ODF,” jelasnya.

Karena baru lima kelurahan, artinya masih ada 24 kelurahan yang belum ODF. “Artinya, di sana (kelurahan belum ODF) masyarakatnya masih banyak yang BAB sembarangan. Bisa di sungai maupun di tanah pekarangan. Ini, yang jadi PR (pekerjaan rumah) untuk segera dientaskan,” ujar Giati.

Sementara itu, Behavior Change Marketing Assosiate IUWASH Plus Achmad Dardiri menjelaskan, masalah sanitasi berkaitan juga dengan isu kesehatan seperti stunting. “Stunting itu suatu kondisi anak dengan kecukupan gizi kurang, sehingga pertumbuhan anak juga kurang. Pertumbuhan ini tidak hanya pertumbuhan badan, tapi juga perkembangan otak,” ujarnya.

Dardiri mengatakan, dari hasil penelitian ada 3 faktor anak mengalami stunting. Pertama, karena nutrisi; ke dua, karena keturuan; dan ke tiga, karena masalah sanitasi. “Sanitasi yang buruk juga berpengaruh pada pertumbuhan anak,” ujarnya. (put/rud/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.