alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Proyek Jalan Produksi Garam Sudah Capai 70 Persen, Bisa Digunakan saat Panen Raya

BANGIL – Pengerjaan jalan produksi garam di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, hampir selesai. Dinas Perikanan kabupaten setempat pun menargetkan, jalan itu bisa dimanfaatkan petambak garam saat panen raya pada September-Oktober tahun ini.

“Saat ini, pengerjaan proyek tersebut mencapai 70 persen. Kami targetkan September pertengahan rampung. Jadi, bisa langsung dimanfaatkan petambak garam saat panen raya pada akhir September sampai Oktober,” terang Irianto, Plh kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan melalui Kabid Usaha Perikanan Soegeng Subijanto.

Soegeng menjelaskan, pengerjaan jalan dan jembatan untuk produksi garam di Desa Raci sudah dilakukan sejak akhir Juli. Dan, sampai pertengahan Agustus ini sudah mencapai 70 persen.

“Untuk jalan produksi sudah mencapai 70 persen, hampir selesai. Sedangkan jembatan sudah selesai memasang tiang fondasi,” jelasnya.

Proyek itu sendiri, menurutnya, dikerjakan untuk memperlebar jalan produksi garam ke gudang garam dan juga jalan desa. Anggarannya mencapai Rp 600 juta dari Provinsi Jawa Timur.

Sebelum ada proyek ini, menurut Soegeng, petambak garam harus melewati pematang untuk mengangkut garam hasil panen. Sehingga, membutuhkan biaya ekstra.

Jalan produksi sendiri, dibangun sepanjang 1,2 kilometer. Awalnya berupa tanah, kini diperlebar dan dipaving hingga 3 meter. Termasuk jembatan dibangun agar petambak tidak perlu memutar jauh untuk mengangkut garam ke gudang garam yang ada di Desa Raci, Bangil.

“Targetnya jalan produksi dan jembatan bisa selesai September atau Oktober mendatang. Sehingga, saat panen raya bisa dimanfaatkan oleh petambak garam tahun ini juga,” pungkasnya. (eka/fun)

BANGIL – Pengerjaan jalan produksi garam di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, hampir selesai. Dinas Perikanan kabupaten setempat pun menargetkan, jalan itu bisa dimanfaatkan petambak garam saat panen raya pada September-Oktober tahun ini.

“Saat ini, pengerjaan proyek tersebut mencapai 70 persen. Kami targetkan September pertengahan rampung. Jadi, bisa langsung dimanfaatkan petambak garam saat panen raya pada akhir September sampai Oktober,” terang Irianto, Plh kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan melalui Kabid Usaha Perikanan Soegeng Subijanto.

Soegeng menjelaskan, pengerjaan jalan dan jembatan untuk produksi garam di Desa Raci sudah dilakukan sejak akhir Juli. Dan, sampai pertengahan Agustus ini sudah mencapai 70 persen.

“Untuk jalan produksi sudah mencapai 70 persen, hampir selesai. Sedangkan jembatan sudah selesai memasang tiang fondasi,” jelasnya.

Proyek itu sendiri, menurutnya, dikerjakan untuk memperlebar jalan produksi garam ke gudang garam dan juga jalan desa. Anggarannya mencapai Rp 600 juta dari Provinsi Jawa Timur.

Sebelum ada proyek ini, menurut Soegeng, petambak garam harus melewati pematang untuk mengangkut garam hasil panen. Sehingga, membutuhkan biaya ekstra.

Jalan produksi sendiri, dibangun sepanjang 1,2 kilometer. Awalnya berupa tanah, kini diperlebar dan dipaving hingga 3 meter. Termasuk jembatan dibangun agar petambak tidak perlu memutar jauh untuk mengangkut garam ke gudang garam yang ada di Desa Raci, Bangil.

“Targetnya jalan produksi dan jembatan bisa selesai September atau Oktober mendatang. Sehingga, saat panen raya bisa dimanfaatkan oleh petambak garam tahun ini juga,” pungkasnya. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/