Bisa Usung Calon Sendiri, Golkar Tetap Jajaki Koalisi di Pilwali Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Tidak hanya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berhak mengusung calon Wali Kota dalam Pilwali Kota Pasuruan 2020. Partai Golkar yang memiliki tujuh kursi di DPRD Kota Pasuruan, juga punya peluang yang sama.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan M. Syaifullah pun memastikan, pihaknya bakal mengajukan calon sendiri. “Sebagai partai yang bisa mengusung sendiri dengan persentase kursi yang sudah melebihi batas, kami pasti akan menyiapkan calon wali kota,” ungkap dia.

Kendati demikian, Syaiful –sapaannya- belum mengutarakan sosok yang akan diusung partai berlambang pohon beringin itu. Pun demikian dengan kriteria sosok bakal calon wali kota dari Partai Golkar.

Kata Syaiful, partai tak membatasi siapa yang harus diusung. Menurutnya, Partai Golkar menjunjung tinggi sistem demokrasi. Sehingga, nanti akan diputuskan secara demokratis pula.

“Bisa dari mana saja. Kan Golkar ini partai terbuka dan demokratis. Bisa dari kader internal, bisa dari birokrasi, pengusaha, atau dari unsur-unsur lain. Yang terpenting platform perjuangannya sejajar dengan Golkar. Yaitu, memperjuangkan kepentingan rakyat dan nanti pasti ada mekanisme lagi yang harus dijalankan,” bebernya.

Meski mampu mengusung calon tanpa koalisi, Syaiful mengaku tetap menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya. Namun, pembahasannya masih terbilang ringan. Ke depan, komunikasi politik itu akan lebih diintenskan guna menjaring kesamaan visi antarpartai.

“Dengan beberapa partai sudah komunikasi. Tapi, nanti perlu lebih intens lagi. Karena koalisi ini tidak hanya setingkat Kota Pasuruan,” papar Syaiful.

“Rekom itu yang menerbitkan DPP. Sehingga, perlu komunikasi pula dengan masing-masing pimpinan. Terutama berkaitan dengan figur-figurnya, harus membawa visi dari koalisi meskipun kami bisa mengusung sendiri,” imbuh Syaiful. (tom/hn)