alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Seleksi Ketat jika Ada Lima Bakal Calon Kades yang Bertarung

KRAKSAAN, Radar Bromo – Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Probolinggo Nomor 28/2019, penetapan calon kepala desa (Cakades) minimal dua orang dan maksimal lima orang. Poin itu terdapat pada pasal 25. Jika bakal calon kepala desa di satu desa lebih dari 5 orang, maka pihak panitia melakukan seleksi yang ketat.

Karena adanya pendaftar yang melebihi batas maksimal penetapan cakades itu, pihak panitia melakukan seleksi ketat. Mereka tak main-main dalam menyeleksi bacakades. Mulai dari pendidikan, usia, sampai pengalaman. Bukan hanya itu, bila ada berkas satu saja yang palsu, maka pihak panitia tidak segan untuk melakukan diskualifikasi.

Bambang Susmoko, Kepala Bidang Penataan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengatakan, bila bacakades melebihi batas penetapan, tidak dimasalahkan. Pasalnya mereka akan diseleksi dengan ketat.

“Kami seleksi terlebih dulu. Jadi untuk penetapan ya tetap minimal dua dan maksimal lima cakades,” ujarnya saat dihubungi.

Ia mencontohkan, jika bacakades yang mendaftar di satu desa ada 7 orang, maka pertama akan diambil empat orang. Seleksinya berdasarkan pengalaman dari masing-masing kandidat. Setelah tersisih empat calon, maka sisanya sebanyak tiga orang akan diseleksi kembali, hingga ditetapkan hanya satu orang.

“Untuk yang tiga itu tadi kami seleksi berdasarkan pendidikan. Jika semua pendidikannya sama, maka akan diseleksi lagi perihal umur. Untuk umur ini dipilih yang termuda,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk dokumen pihaknya juga melakukan verifikasi dengan ketat. Pihaknya, tidak main-main dalam melakukan seleksi. Satu per satu berkas diseleksi dengan teliti. Pihaknya tidak mau kecolongan perihal ada satu berkaspun yang palsu.

“Jika ada yang palsu satu saja maka akan kami lakukan diskualifikasi. Kami tidak main-main dalam hal ini. Itu demi menumbuhkan pemimpin desa yang benar benar bisa membangun,” jelasnya.

Proses verifikasi dokumen sudah dilakukan mulai saat ini. Pihak panitia di tingkat desa melakukan verifikasi hingga 20 hari ke depan. Setelah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, kemudian ditetapkan sebagai cakades yang akan berkontestasi pada November mendatang. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Probolinggo Nomor 28/2019, penetapan calon kepala desa (Cakades) minimal dua orang dan maksimal lima orang. Poin itu terdapat pada pasal 25. Jika bakal calon kepala desa di satu desa lebih dari 5 orang, maka pihak panitia melakukan seleksi yang ketat.

Karena adanya pendaftar yang melebihi batas maksimal penetapan cakades itu, pihak panitia melakukan seleksi ketat. Mereka tak main-main dalam menyeleksi bacakades. Mulai dari pendidikan, usia, sampai pengalaman. Bukan hanya itu, bila ada berkas satu saja yang palsu, maka pihak panitia tidak segan untuk melakukan diskualifikasi.

Bambang Susmoko, Kepala Bidang Penataan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengatakan, bila bacakades melebihi batas penetapan, tidak dimasalahkan. Pasalnya mereka akan diseleksi dengan ketat.

“Kami seleksi terlebih dulu. Jadi untuk penetapan ya tetap minimal dua dan maksimal lima cakades,” ujarnya saat dihubungi.

Ia mencontohkan, jika bacakades yang mendaftar di satu desa ada 7 orang, maka pertama akan diambil empat orang. Seleksinya berdasarkan pengalaman dari masing-masing kandidat. Setelah tersisih empat calon, maka sisanya sebanyak tiga orang akan diseleksi kembali, hingga ditetapkan hanya satu orang.

“Untuk yang tiga itu tadi kami seleksi berdasarkan pendidikan. Jika semua pendidikannya sama, maka akan diseleksi lagi perihal umur. Untuk umur ini dipilih yang termuda,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk dokumen pihaknya juga melakukan verifikasi dengan ketat. Pihaknya, tidak main-main dalam melakukan seleksi. Satu per satu berkas diseleksi dengan teliti. Pihaknya tidak mau kecolongan perihal ada satu berkaspun yang palsu.

“Jika ada yang palsu satu saja maka akan kami lakukan diskualifikasi. Kami tidak main-main dalam hal ini. Itu demi menumbuhkan pemimpin desa yang benar benar bisa membangun,” jelasnya.

Proses verifikasi dokumen sudah dilakukan mulai saat ini. Pihak panitia di tingkat desa melakukan verifikasi hingga 20 hari ke depan. Setelah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, kemudian ditetapkan sebagai cakades yang akan berkontestasi pada November mendatang. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/