alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Tahun Ini Nihil Bangun Sekat Bakar di Kawasan Welirang-Arjuno

PRIGEN – Unit Pengelola Teknis Taman Hutan Rakyat R Soerjo sejatinya tahun ini berencana menambah sekat bakar di kawasan Arjuno-Welirang. Sekat bakar ini punya manfaat untuk mengantisipasi jika kebakaran terjadi di kawasan ini, supaya tidak meluas.

Sayangnya, lantaran keterbatasan anggaran, rencana itu ditunda dahulu. Alhasil, jika kawasan setempat terjadi kebakaran, pemadaman masih akan memakai cara manual.

“Tahun-tahun sebelumnya ada pembangunan sekat bakar di wilayah kami, tapi untuk tahun sekarang nihil,” ujar Dedi Hadiana, kasi UPT Tahura R. Soerjo wilayah Kabupaten Pasuruan.

Tidak adanya pembangunan sekat bakar tersebut, ia sebutkan karena keterbatasan anggaran dari APBD I atau Pemprov Jatim. Dana yang didapat UPT ini dari APBD I, menurutnya diperuntukkan untuk kegiatan lainnya selain atau di luar pembangunan sekat bakar.

“Anggaran yang kami terima tahun ini ada. Tapi, jumlahnya tak terlalu besar. Cukup untuk operasional dan gaji karyawan saja, sehingga tidak bisa meng-cover untuk fisiknya,” ucap Dedi sapaan akrabnya.

Meksipun tak ada pembangunan sekat bakar tahun ini, menurutnya hal yang wajar serta lumrah. “Karena pencegahan terjadinya kebakaran paling efektif dengan patroli rutin. Bukan hanya dengan sekat bakar semata,” pungkasnya. (zal/fun)

PRIGEN – Unit Pengelola Teknis Taman Hutan Rakyat R Soerjo sejatinya tahun ini berencana menambah sekat bakar di kawasan Arjuno-Welirang. Sekat bakar ini punya manfaat untuk mengantisipasi jika kebakaran terjadi di kawasan ini, supaya tidak meluas.

Sayangnya, lantaran keterbatasan anggaran, rencana itu ditunda dahulu. Alhasil, jika kawasan setempat terjadi kebakaran, pemadaman masih akan memakai cara manual.

“Tahun-tahun sebelumnya ada pembangunan sekat bakar di wilayah kami, tapi untuk tahun sekarang nihil,” ujar Dedi Hadiana, kasi UPT Tahura R. Soerjo wilayah Kabupaten Pasuruan.

Tidak adanya pembangunan sekat bakar tersebut, ia sebutkan karena keterbatasan anggaran dari APBD I atau Pemprov Jatim. Dana yang didapat UPT ini dari APBD I, menurutnya diperuntukkan untuk kegiatan lainnya selain atau di luar pembangunan sekat bakar.

“Anggaran yang kami terima tahun ini ada. Tapi, jumlahnya tak terlalu besar. Cukup untuk operasional dan gaji karyawan saja, sehingga tidak bisa meng-cover untuk fisiknya,” ucap Dedi sapaan akrabnya.

Meksipun tak ada pembangunan sekat bakar tahun ini, menurutnya hal yang wajar serta lumrah. “Karena pencegahan terjadinya kebakaran paling efektif dengan patroli rutin. Bukan hanya dengan sekat bakar semata,” pungkasnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/