Penerimaan CPNS Kab Pasuruan Butuh Tambahan Rp 246 Juta

PURWOREJO – Menjelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan, butuh duit. Uang itu akan digunakan untuk kepentingan penerimaan CPNS. Karenanya, BKPPD berencana mengusulkan tambahan anggaran Rp 246 juta dalam Perubahan APBD.

Kepala BKPPD Kabupaten Pasuruan Henis Widiyanto mengatakan, rencana penerimaan CPNS juga akan dilakukan di daerah. Termasuk, di Kabupaten Pasuruan. Tahun ini, rencananya akan dilaksanakan pada Oktober. “Saat ini masih tahap usulan jumlah formasi. Rencananya dari pusat akan menggelar CPNS sekitar Oktober, termasuk di daerah,” ujarnya.

Terkait anggaran, pertengahan tahun ini BKPPD kembali mengusulkan tambahan anggaran untuk CPNS. Henis mengatakan, anggaran awal tahun Rp 489,49 juta, sebagian sudah terserap saat penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di awal tahun lalu. Menurutnya, anggaran awal itu sejatinya hanya untuk penerimaan CPNS tahun 2019.

“Namun ternyata pada awal tahun lalu, pemerintah membuka P3K. Sehingga, terkait persiapan dan pelaksanaan kami menggunakan anggaran dari peneriman CPNS itu,” ujarnya.

Henis mengatakan, untuk CPNS 2018 lalu, anggaran mencapai sekitar Rp 600 juta. Agar penerimaan CPNS tahun ini bisa sama suksesnya, maka kembali diusulkan anggaran tambahan Rp 246,241 juta.

Meski semua secara teknis, baik pendaftaran sampai tes dilakukan oleh Badan Kepengawaian Negara (BKN), panitia lokal seperti dari Pemkab Pasuruan, juga turut mensukseskan penerimaan CPNS. Seperti adanya ruang informasi CPNS di Pemkab Pasuruan. “Kami juga belum tahu nanti tes di tempatkan di mana. Kalau tahun lalu di Malang. Kalau beda tempat lagi, misal lebih jauh, kemungkinan juga kebutuhan anggaran bisa berbeda,” ujarnya. (eka/rud)