Usulkan 4 Ribu Kuota untuk Asuransi Peternak untuk 2020

BANGIL – Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan bakal mengajukan usulan lagi asuransi ternak ke pusat. Targetnya tahun ini bisa ada tambahan 4 ribu kuota di pertengahan tahun mendatang.

Irianto, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan melalui Hari Mulyono, Kabid Usaha Peternakan mengatakan, jumlah kuota asuransi ternak tahun ini memang menurun. Dari tahun 2018 lalu yang mencapai 7 ribu kuota, tahun ini hanya 6 ribu kuota saja yang diberikan ke pusat.

“Menurunnya jumlah kuota tahun ini lantaran secara nasional kuotanya juga turun. Meskipun tahun lalu 7 ribu kuota tersebut bisa terserap seluruhnya di Kabupaten Pasuruan. Namun tetap ada pemotongan kuota di daerah,” terangnya.

Namun Kabupaten Pasuruan masih berusaha mengajukan tambahan kuota ternak tahun ini. Ini lantaran jumlah populasi sapi ternak cukup tinggi membuat potensi asuransi ternak juga tinggi.

Untuk kuota asuransi ternak tahun ini sebesar 6 ribu ditargetkan bisa diserap seluruhnya sampai triwulan kedua. “Kami bekerja sama dengan koperasi susu, sehingga pembayaran premi tinggal dipotong hasil sapi perah sebesar Rp 40 ribu. Sehingga tidak merasa memberatkan,” terangnya. Tahun ini untuk asuransi ternak dikhususkan peternak di Tutur, Purwodadi dan Lumbang.

Asuransi ternak sendiri adalah asuransi yang disubsidi dari Kementrian Pertanian. Sehingga premi yang awalnya sebesar Rp 200 ribu pertahun, hanya dibayar oleh peternak Rp 40 ribu per tahunnya. (eka/fun)