Pendaftaran Lelang Jabatan di Pemkot Probolinggo Diperpanjang

KEDOPOK, Radar Bromo – Masa pendaftaran seleksi jabatan tinggi pratama untuk tiga jabatan di lingkungan Pemkot Probolinggo, diperpanjang. Alasannya, jumlah pendaftar tidak memenuhi kuota yang diharapkan.

Sebelumnya, Pemkot Probolinggo membuka masa pendaftaran sejak 27 Maret sampai 16 April. Karena jumlah pendaftar tak memenuhi kuota, maka pendaftaran diperpanjang hingga 27 April 2020.

Seleksi jabatan tinggi ini dilakukan untuk mengisi tiga jabatan tinggi. Yakni, kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset (BPPKA); kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP), serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

“Memang ada perpanjangan untuk pendaftaran seleksi jabatan tinggi karena saat pendaftaran pertama belum memenuhi kuota,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Kota Probolinggo Gogol Sudjarwo, Sabtu (18/4).

Meski tidak menyebutkan secara pasti berapa orang yang mendaftar pada tahap pertama, Gogol mengatakan, idealnya untuk satu posisi jabatan ada minimal 4 pendaftar. Karena tidak tercapai, maka pendaftarannya diperpanjang.

“Jika pada masa perpanjangan tidak tercapai lagi kuotanya, akan diperpanjang untuk kedua kalinya. Jika diperpanjang tahap kedua tidak terpenuhi lagi, akan dilakukan penunjukan kepada pejabat-pejabat untuk mengikuti seleksi. Jadi, tidak menunggu mereka mendaftar, tapi ditunjuk,” ujarnya.

Gogol memahami belum terpenuhinya kuota pendaftar ini karena kemungkinan PNS yang memenuhi persyaratan untuk ikut seleksi jabatan tinggi masih sibuk dengan penanganan wabah virus korona. Sehingga, tidak menyempatkan diri untuk mempersiapkan pendaftaran.

“Berbeda dengan sistem rekrutmen jabatan tinggi sebelumnya, dimana dilakukan saat jabatan itu sudah kosong. Tahun ini, rekrutmen dilakukan sebelum terjadinya kekosongan jabatan,” ujarnya.

Dua jabatan yang ditawarkan untuk dilakukan pengisian jabatan tinggi, yakni kepala DKUPP dan asisten Perekonomian dan Pembangunan, saat ini masih aktif dijabat. DKUPP dijabat Gatot Wahyudi dan Amin Fredy sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

“Jika proses rekrutmen ini selesai dan terpilih jabatan baru, proses pelantikannya tentu setelah kepala OPD tersebut pensiun. Kami tidak menunggu jabatan kosong, tapi mempersiapkan terlebih dulu,” ujarnya. (put/rud)