Masih Banyak Pedagang di Pasar Tradisional yang Abaikan Kebersihan

DRINGU, Radar Bromo- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo masih menemukan beberapa kios pedagang pasar tradisional, yang belum memperhatikan kebersihan lapak. Hal ini berakibat pada kualitas dan kesegaran daging yang diperjual belikan.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesmavet Nikolas Nuryulianto mengatakan, kondisi tersebut ditemukan saat melakukan pengawasan dan pendataan produk asal hewan di pasar Bayeman, Tongas, Selasa (17/12) lalu.  Pengawasan ini dilakukan bersama Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

“Kami melakukan pengawasan produk dan pendataan hewan ternak, agar setiap produk yang berasal dari hewan tetap terrkontrol,” ujarnya.

Pengawasan dan pendataan produk asal hewan dilakukan di tiga kios daging sapi, lima kios daging ayam, enam kios telor asin, tujuh kios telor ayam, dan dua kios telur burung puyuh. Menurutnya kebersihan  dan sanitasi di pasar tradisional masih kurang diperhatikan oleh pedagang. Hal ini berakibat pada kualitas produk hewan menurun. Sehingga kebersihan perlu ditingkatkan agar produk asal hewan tetap terjamin dan sehat.

“Ada baiknya ketika melakukan proses jual beli daging, pedagang menggunakan sarung tangan agar kebersihannya terjaga, tak hanya itu penyimpanan daging harus dilakukan di lemari pendingin,” tuturnya.

Selain itu juga ada beberapa pedagang menjual daging dan telur ayam di satu lapak. Dimana hal ini kami seharusnya dilakukan secara terpisah. Karena dikhawatirkan daging ayam terkontaminasi bakteri yang melekat pada telur ayam. Sehingga menyebabkan penurunan kualitas daging.

Kegiatan pengawasan dan pendataan bahan pangan asal hewan terus dilakukan (DPKH) secara berkala. Sebagai upaya mewujudkan kesehatan masyarakat khususnya konsumen daging agar terhindar dari penyakit yang berasal dari daging yang dikonsumsi.

“Pemahaman pedagang terkait produk hewan perlu sosialisasi dan pembinaan berkelanjutan serta sarana prasarana di kios daging perlu ditingkatkan, kegiatan semacam ini akan terus kami lakukan,” pungkasnya. (ar/fun)