alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Inilah BBL, Program Inovasi Warga Kelurahan Karanganyar untuk Bersihkan Lingkungan

Dibutuhkan terobosan untuk mengajak semua warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Seperti program inovasi Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang menciptakan program Bersih-bersih Lingkungan (BBL) untuk menjaga kekompakan warga berperilaku hidup bersih dan sehat.

—————-

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat. Semua anggota keluarga juga diharapkan berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di rumah tangga dilakukan untuk mencapai rumah tangga sehat.

DUKUNGAN: Plt Lurah Karanganyar Achmad Syafi’i (empat dari kiri) bersama staf Pemerintah Kelurahan Karanganyar mendukung program inovasi yang dilaksanakan oleh warganya untuk perbaikan lingkungan. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Plt Lurah Karanganyar Achmad Syafi’i mengungkapkan, pihaknya memiliki program bersih-bersih lingkungan (BBL) yang sudah menjadi agenda dalam kurun tiga tahun. Lewat partisipasi PKK, program tersebut digaungkan untuk menerapkan PHBS. Salah satunya meminimalisasi perkembangan jentik nyamuk demam berdarah.

“BBL dilaksanakan setiap bulan dengan membersihkan sungai dan saluran air. Juga penghijauan dengan penanaman tumbuhan. Salah satu yang kami fokuskan adalah mencegah DBD,” ujar Syafi’i.

Lewat sosialisasi di setiap rapat RW dan PKK, program ini pun berjalan lancar. Kegiatan BBL diawali dengan senam bersama sebagai implementasi hidup sehat. Upaya tersebut diharapkan terus memacu semangat warga untuk menerapkan PHBS.

Selain itu, Kelurahan Karanganyar juga memiliki program untuk menjaga ketertiban lingkungan dengan rutin digelarnya ronda. “Alhamdulillah di RT 2/RW 7, kegiatan siskamling berjalan rutin. Kami juga menjadi juara pertama lomba Siskamling tingkat kecamatan. Kami mendukung inovasi yang dilakukan warga, baik yang dilakukan untuk program lingkungan ataupun program keamanan dan ketertiban lingkungan,” terangnya. (lel/*)

 

Kreativitas Pemuda Pemudi Wong Sangar yang Lestarikan Budaya hingga Ekonomi Mandiri

Pemerintah Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, juga melibatkan para pemudanya untuk menggagas program pembangunan. Kreativitas para pemuda yang dinamakan ‘Pemuda Pemudi Wong Sangar’ tersebut sukses menyumbang beberapa program. Seperti permainan kolaborasi musik tradisional hingga ekonomi mandiri.

GAGAS IDE: Pemuda Kelurahan Karanganyar juga dilibatkan dalam usulan program pembangunan. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Pelaksana tugas Lurah Karanganyar Achmad Syafi’i mengatakan, para pemuda memiliki peran penting untuk membantu pihaknya merencanakan program. Kreativitas yang dimiliki Pemuda Pemudi Wong Sangar membuat bangga pihak kelurahan. Dukungan penuh juga diberikan pihak kelurahan kepada para pemuda tersebut.

“Mereka aktif ikut berbagai event yang digelar, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, sampai kota. Mereka juga kaya ide dan inovasi untuk program-program pemuda,” ujarnya.

KAYA KREATIVITAS: Pemuda Pemudi Wong Sangar sebutan untuk pemuda-pemudi Kelurahan Karanganyar yang kaya kreativitas. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Tegar Abdillah Rusdianto, salah satu anggota Pemuda Pemudi Wong Sangar mengatakan, kreativitas timnya selalu ditujukan untuk hal-hal positif. Misalnya, dengan permainan musik kolaborasi yang merupakan permainan alat musik tradisional. Tujuannya, untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Memainkan beberapa alat musik tradisional dan dikolaborasikan merupakan salah satu upaya turut menjaga kelestarian budaya Indonesia,” ujar Tegar.

BERIKAN PELAYANAN TERBAIK: Plt Lurah Karanganyar dan staf siap memberikan pelayanan terbaik untuk warga. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Selain itu, para pemuda tersebut juga mengembangkan ekonomi mandiri yang membuka lowongan pekerjaan yakni lewat warung kopi dan penyablonan. Tegar menambahkan, teman-temannya yang lain pun aktif berpartisipasi di berbagai event sebagai sarana menumbuhkan kreativitas.

“Seperti event Pasuruan Jaman Biyen (PJB) kami turut serta, acara peringatan HUT RI kami juga ikut serta. Karena semuanya sebagai wadah kreativitas kami,” imbuhnya. (lel/*)

Dibutuhkan terobosan untuk mengajak semua warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Seperti program inovasi Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang menciptakan program Bersih-bersih Lingkungan (BBL) untuk menjaga kekompakan warga berperilaku hidup bersih dan sehat.

—————-

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat. Semua anggota keluarga juga diharapkan berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di rumah tangga dilakukan untuk mencapai rumah tangga sehat.

DUKUNGAN: Plt Lurah Karanganyar Achmad Syafi’i (empat dari kiri) bersama staf Pemerintah Kelurahan Karanganyar mendukung program inovasi yang dilaksanakan oleh warganya untuk perbaikan lingkungan. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Plt Lurah Karanganyar Achmad Syafi’i mengungkapkan, pihaknya memiliki program bersih-bersih lingkungan (BBL) yang sudah menjadi agenda dalam kurun tiga tahun. Lewat partisipasi PKK, program tersebut digaungkan untuk menerapkan PHBS. Salah satunya meminimalisasi perkembangan jentik nyamuk demam berdarah.

“BBL dilaksanakan setiap bulan dengan membersihkan sungai dan saluran air. Juga penghijauan dengan penanaman tumbuhan. Salah satu yang kami fokuskan adalah mencegah DBD,” ujar Syafi’i.

Lewat sosialisasi di setiap rapat RW dan PKK, program ini pun berjalan lancar. Kegiatan BBL diawali dengan senam bersama sebagai implementasi hidup sehat. Upaya tersebut diharapkan terus memacu semangat warga untuk menerapkan PHBS.

Selain itu, Kelurahan Karanganyar juga memiliki program untuk menjaga ketertiban lingkungan dengan rutin digelarnya ronda. “Alhamdulillah di RT 2/RW 7, kegiatan siskamling berjalan rutin. Kami juga menjadi juara pertama lomba Siskamling tingkat kecamatan. Kami mendukung inovasi yang dilakukan warga, baik yang dilakukan untuk program lingkungan ataupun program keamanan dan ketertiban lingkungan,” terangnya. (lel/*)

 

Kreativitas Pemuda Pemudi Wong Sangar yang Lestarikan Budaya hingga Ekonomi Mandiri

Pemerintah Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, juga melibatkan para pemudanya untuk menggagas program pembangunan. Kreativitas para pemuda yang dinamakan ‘Pemuda Pemudi Wong Sangar’ tersebut sukses menyumbang beberapa program. Seperti permainan kolaborasi musik tradisional hingga ekonomi mandiri.

GAGAS IDE: Pemuda Kelurahan Karanganyar juga dilibatkan dalam usulan program pembangunan. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Pelaksana tugas Lurah Karanganyar Achmad Syafi’i mengatakan, para pemuda memiliki peran penting untuk membantu pihaknya merencanakan program. Kreativitas yang dimiliki Pemuda Pemudi Wong Sangar membuat bangga pihak kelurahan. Dukungan penuh juga diberikan pihak kelurahan kepada para pemuda tersebut.

“Mereka aktif ikut berbagai event yang digelar, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, sampai kota. Mereka juga kaya ide dan inovasi untuk program-program pemuda,” ujarnya.

KAYA KREATIVITAS: Pemuda Pemudi Wong Sangar sebutan untuk pemuda-pemudi Kelurahan Karanganyar yang kaya kreativitas. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Tegar Abdillah Rusdianto, salah satu anggota Pemuda Pemudi Wong Sangar mengatakan, kreativitas timnya selalu ditujukan untuk hal-hal positif. Misalnya, dengan permainan musik kolaborasi yang merupakan permainan alat musik tradisional. Tujuannya, untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Memainkan beberapa alat musik tradisional dan dikolaborasikan merupakan salah satu upaya turut menjaga kelestarian budaya Indonesia,” ujar Tegar.

BERIKAN PELAYANAN TERBAIK: Plt Lurah Karanganyar dan staf siap memberikan pelayanan terbaik untuk warga. (Foto: Kelurahan Karanganyar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Selain itu, para pemuda tersebut juga mengembangkan ekonomi mandiri yang membuka lowongan pekerjaan yakni lewat warung kopi dan penyablonan. Tegar menambahkan, teman-temannya yang lain pun aktif berpartisipasi di berbagai event sebagai sarana menumbuhkan kreativitas.

“Seperti event Pasuruan Jaman Biyen (PJB) kami turut serta, acara peringatan HUT RI kami juga ikut serta. Karena semuanya sebagai wadah kreativitas kami,” imbuhnya. (lel/*)

MOST READ

BERITA TERBARU

/