alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Enam Bulan, Temukan 151 Kasus DBD di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo– Ancaman  nyamuk Aedes Aegypti patut menjadi perhatian warga Kabupaten Pasuruan. Sebab, meski tak sampai merenggut nyawa, jumlah kasus DBD terus bermunculan.

Bahkan, kasus DBD yang berlangsung tahun ini, hampir mendekati 2018 lalu. Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi menguraikan, kasus demi kasus DBD memang bermunculan.

Namun, jumlahnya mampu ditekan setiap tahunnya. Untuk tahun ini, kasus DBD yang berujung kematian tak sampai terjadi. Tercatat tren kasus DBD terus turun tiap tahunnya sejak 2016. Angka kematian imbas DBD pun juga ikut turun (selengkapnya lihat infografis).

Menurutnya, penekanan jumlah kasus DBD tersebut tak lepas dari program-program yang dijalankan serta kesadaran masyarakat yang kian meningkat. Mulai dari program pemberantasan sarang nyamuk hingga gerakan satu rumah satu jumantik.

“Monitoring dan evaluasi dari Dinkes dan pusat juga mempengaruhi tingkat kasus DBD. Terlebih lagi aktifnya Gemas Darling, sangat memberi andil besar dalam menekan kasus DBD,” ujar Agus Eko Iswahyudi, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Pemkab Pasuruan.

Saat ini tercatat sudah ada 470 kader Gemas Darling atau gerakan masyarakat sehat sadar lingkungan. Sejumlah kalangan digandeng. Mulai masyarakat umum, ponpes, perusahaan, hingga militer dan instansi-instansi lain.

Kasus DBD di Kabupaten Pasuruan

Tahun                 Jumlah Kasus              Pasien Meninggal

2016                   764 kasus                    27 orang

2017                   313 kasus                    13 orang

2018                             191 kasus                    4 orang

2019*                 151 kasus                    belum ditemukan

 

Keterangan:

*Semester awal tahun

Sumber: Dinkes Kabupaten Pasuruan. (one/mie)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Lanjutan Proyek PLUT-KUMKM Kembali Diusulkan Tahun Depan

Pemkot Pasuruan sejatinya sudah berencana melanjutkan proyek itu menggunakan APBD tahun ini. Namun, batal karena realokasi anggaran untuk Covid-19.

Kurang Sebulan, Proyek Pasar Gondangwetan Baru 45 Persen

Masuk akhir November ini, pengerjaan revitalisasi Pasar Gondangwetan saat ini masih 45 persen.

Dana Banpol di Kab Probolinggo Tahun 2021 Tak Naik

Pemkab Probolinggo memastikan rencana hibah dana bantuan politik (banpol) tahun depan sama dengan tahun ini.

Temukan Engsel saat Ekskavasi, Ini Analisis Kondisi Goa Jepang Dulu

Dengan ditemukannya engsel yang terbuat dari besi pada dinding mulut goa, ada analisis baru tentang Goa Jepang.

Perbaikan Rumah Rusak Akibat Puting Beliung Diusulkan Melalui Ini

Sehari usai bencana, BPBD langsung turun ke lapangan untuk membagikan bantuan terpal.