alexametrics
31 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Target Tera Metrologi Kab Probolinggo Masih Capai Separo

KRAKSAAN, Radar Bromo – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo dari tera dan tera ulang sejauh ini masih 57 persen. Padahal, tahun 2019 tersisa 3 bulan setengah. Sehingga, untuk mencapai target yaitu Rp 150 juta, Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, harus bekerja ekstra.

Meskipun demikian, Kepala UPT Metrologi Dian Setyarini mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak mengejar target PAD. Apalagi, pihaknya menangani tera dan tera ulang baru dua tahun ini. Menurutnya, pihaknya hanya menargetkan melebihi capaian sebelumnya.

“Kami akui agak berat untuk mencapai target PAD. Tapi kami usahakan untuk semaksimal mungkin melaksanakan pelayanan tera dan tera ulang. Minimal sama dengan atau melampaui capaian 2018 lalu,” katanya saat dikonfirmasi.

Data yang ada di pihaknya per tanggal 13 September 2019, realisasi PAD mencapai 89.000.000 dari target Rp 155.000.000. Hal itu setara dengan sekitar 57 persen.

Pihaknya saat ini fokus dalam melaksanakan penanganan tera dan tera ulang.

Perempuan yang akrab disapa Rini itu menjelaskan, sebenarnya bukan hanya pencapaian target PAD semata. Tetapi, fokus pelayanan kepentingan umum dalam hal alat ukur.

Saat turun lapangan, pihaknya masih menemukan kasus pelanggaran tera dan tera ulang. Salah satunya yaitu adanya pedagang di pasar yang tidak melakukan tera. Hal itu, dilakukannya dengan beberapa alasan. Karena itu, pihaknya ke depan akan semakin mendisiplinkan para pedagang yang wajib melakukan tera.

“Kebanyakan alasannya karena kurang informasi mengenai sidang pelaksanaan tera ulang di pasar dan kecamatan. Untuk itu selanjutnya kami bersama dengan kasi pengawasan disperindag akan lebih meningkatkan koordinasi dan sosialisasi kegiatan tera ulang,” jelasnya. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo dari tera dan tera ulang sejauh ini masih 57 persen. Padahal, tahun 2019 tersisa 3 bulan setengah. Sehingga, untuk mencapai target yaitu Rp 150 juta, Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, harus bekerja ekstra.

Meskipun demikian, Kepala UPT Metrologi Dian Setyarini mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak mengejar target PAD. Apalagi, pihaknya menangani tera dan tera ulang baru dua tahun ini. Menurutnya, pihaknya hanya menargetkan melebihi capaian sebelumnya.

“Kami akui agak berat untuk mencapai target PAD. Tapi kami usahakan untuk semaksimal mungkin melaksanakan pelayanan tera dan tera ulang. Minimal sama dengan atau melampaui capaian 2018 lalu,” katanya saat dikonfirmasi.

Data yang ada di pihaknya per tanggal 13 September 2019, realisasi PAD mencapai 89.000.000 dari target Rp 155.000.000. Hal itu setara dengan sekitar 57 persen.

Pihaknya saat ini fokus dalam melaksanakan penanganan tera dan tera ulang.

Perempuan yang akrab disapa Rini itu menjelaskan, sebenarnya bukan hanya pencapaian target PAD semata. Tetapi, fokus pelayanan kepentingan umum dalam hal alat ukur.

Saat turun lapangan, pihaknya masih menemukan kasus pelanggaran tera dan tera ulang. Salah satunya yaitu adanya pedagang di pasar yang tidak melakukan tera. Hal itu, dilakukannya dengan beberapa alasan. Karena itu, pihaknya ke depan akan semakin mendisiplinkan para pedagang yang wajib melakukan tera.

“Kebanyakan alasannya karena kurang informasi mengenai sidang pelaksanaan tera ulang di pasar dan kecamatan. Untuk itu selanjutnya kami bersama dengan kasi pengawasan disperindag akan lebih meningkatkan koordinasi dan sosialisasi kegiatan tera ulang,” jelasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/