alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Empat Peserta Festival Wirakarya Probolinggo Lolos Final Tingkat Jatim

KADEMANGAN – Empat peserta Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 di Kota Probolinggo, lolos ke babak final tingkat Jawa Timur. Empat peserta ini berasal dari Kontingen Kota Probolinggo dan Kontingen Kabupaten Probolinggo. Masing-masing tim putra dan putri.

Yakni, Herlin Oktavia Rosalina dari SMA Negeri 3 Kota Probolinggo dan Vina Roaizah dari SMAN 1 Gending, Kabupaten Probolinggo. Kemudian Mochamad Alfa Alfiansyah dari SMA Taruna dr Zulaeha, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo dan Shofyan Mardiyanto dari SMKN 1 Kota Probolinggo.

Nama-nama para pemenang ini disampaikan saat malam penutupan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 tadi malam (18/3), yang berlangsung di lapangan Perumahan Bromo, Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo.

Acara penutupan diisi dengan meriah dengan beragam penampilan kesenian yang ditampilkan sejumlah sekolah. Seperti penampilan tari Wong-Wongan Sawah dari SD Kademangan II. Ditambah lagi atraktifnya grup musik asal Surabaya, Klantink.

“Beberapa kegiatan yang telah dilakukan saat ini seperti bakti pengecatan 100 rumah, bedah 2 rumah, sosialisasi PHBS, sosialisasi KB, serta sosialisasi pengawasan obat dan makanan telah selesai dilakukan,” ujar Anastasia Margareta Puji, ketua Pelaksana Festival Wirakarya.

Sementara itu, Mochamad Masykur, ketua Kwarcab Kota Probolinggo yang mewakili Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengungkapkan kebanggaannya atas suksesnya program Festival Wirakarya. Ia mengakui, festival tersebut memberikan manfaat bagi Pramuka, peserta, serta masyarakat.

“Ada konsep mendasar dalam Pramuka tentang nasionalisme, kemandirian. Menjadi Pramuka identik dengan menjadi pemuda yang cinta tanah airnya. Pramuka wadah membangun jiwa nasionalisme,” ujarnya. “Selamat kepada kalian semua. Terutama yang lolos dalam final tingkat Jatim. Dijadwalkan bulan September,” kata Masykur. (put/rf)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.