Ajukan Rp 1 Miliar untuk Penyimpanan Galian Embung Welulang di Lumbang

BANGIL – Pembangunan Embung Welulang menyedot anggaran yang tak sedikit. Selain menelan dana Rp 12 miliar untuk pembangunan fisiknya, embung tersebut juga membutuhkan dana tambahan hingga Rp 1 miliar.

Dana tersebut dipergunakan untuk pembebasan lahan penyimpanan galian. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka.

Ditemui di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan Rabu (14/11) lalu, ia mengaku tengah mengajukan dana Rp 1 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. Lahan itu digunakan untuk tempat penyimpanan galian.

“Pembebasan lahan tersebut di luar 4 hektare yang difungsikan untuk pembangunan embung. Kami mengajukan anggaran Rp 1 miliar untuk tambahan pembebasan lahan. Gunanya untuk tempat penyimpanan galian,” kata Hanung –sapaan akrabnya-.

Hanung mengungkapkan, proses pembangunan Embung Welulang tengah berjalan. Pembangunannya dilakukan dua tahap. Tahap awal, berupa penggalian dan pengecoran. Sementara finishing-nya direalisasikan tahun 2019.

Pembangunan embung tersebut direalisasikan di atas lahan 4 hektare. Pembangunannya dilakukan oleh BBWS. “Kami menyediakan lahan empat hektare untuk membangun embung tersebut. Dan, rencananya, tahun depan kami akan melakukan penambahan lahan untuk penyimpanan galian,” tukasnya.

Dalam pelaksanaan pembangunannya, banyak tumpukan galian yang dibiarkan begitu saja. Karena itulah, pihaknya mengajukan penganggaran untuk menampung bekas galian tersebut. Supaya bekas galian yang ada, tidak mengganggu keberadaan embung yang dibangun.

Hanya saja, pihaknya belum memastikan seberapa luas lahan yang akan dibebaskan tersebut. “Luasannya berapa, belum kami rincikan. Yang jelas, kami siapkan dulu penganggarannya,” pungkas dia. (one/fun)