alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Waktu Mepet, Proyek Tahap Tiga MAN IC Digarap Tiga Sif

GRATI, Radar Bromo – Proyek pembangunan tahap ketiga Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Pasuruan, sejauh ini berburu dengan waktu. Saat ini pengerjaannya baru 27 persen dan ditargetkan rampung Desember mendatang.

Muhammad As’adul Anam, kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, start pengerjaan MAN IC Pasuruan di tahun ketiga ini memang cukup mepet. Bahkan, pengerjaan baru dimulai pada akhir Agustus lalu.

“Sehingga, sampai pertengahan Oktober ini memang masih sekitar 27 persen. Namun, kami optimistis akhir tahun nanti tetap bisa selesai,” terangnya.

Dikatakan bahwa sampai pertengahan Oktober ini, sementara masih menggarap fondasi dan tiang pancang 2 gedung yang sudah terbangun. Untuk mengebut pembangunan MAN IC di tahun ketiga ini, pengerjaannya dilakukan 3 sif. Termasuk hingga malam hari.

Untuk pembangunan di tahun ketiga ini anggaran memang cukup besar. Dengan anggaran dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 18,2 miliar. Akan ada 2 gedung yang bakal dibangun. Yakni, gedung aula yang juga digunakan untuk pusat kegiatan, misalnya OSIS. Serta untuk pusat layanan terpadu adalah gedung sport indoor tapi juga ditambah fasilitas lainnya.

Di tahun ketiga ini, pembangunan gedung memang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun pertama, anggarannya sebesar Rp 3,5 miliar untuk pembangunan gedung kelas. Sementara di tahun kedua lalu, sebesar Rp 4 miliar untuk pembangunan gedung asrama.

Untuk pembangunan MAN IC Pasuruan di tahun ketiga ini dipastingkan rampung akhir tahun nanti. “Dan target kita, awal tahun ajaran baru 2020 mendatang, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah bisa dipindahkan ke MAN IC di Pasuruan. Karena saat ini KBM masih berlangsung di Wisma Santri, Surabaya,” jelasnya. (eka/mie)

GRATI, Radar Bromo – Proyek pembangunan tahap ketiga Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Pasuruan, sejauh ini berburu dengan waktu. Saat ini pengerjaannya baru 27 persen dan ditargetkan rampung Desember mendatang.

Muhammad As’adul Anam, kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, start pengerjaan MAN IC Pasuruan di tahun ketiga ini memang cukup mepet. Bahkan, pengerjaan baru dimulai pada akhir Agustus lalu.

“Sehingga, sampai pertengahan Oktober ini memang masih sekitar 27 persen. Namun, kami optimistis akhir tahun nanti tetap bisa selesai,” terangnya.

Dikatakan bahwa sampai pertengahan Oktober ini, sementara masih menggarap fondasi dan tiang pancang 2 gedung yang sudah terbangun. Untuk mengebut pembangunan MAN IC di tahun ketiga ini, pengerjaannya dilakukan 3 sif. Termasuk hingga malam hari.

Untuk pembangunan di tahun ketiga ini anggaran memang cukup besar. Dengan anggaran dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 18,2 miliar. Akan ada 2 gedung yang bakal dibangun. Yakni, gedung aula yang juga digunakan untuk pusat kegiatan, misalnya OSIS. Serta untuk pusat layanan terpadu adalah gedung sport indoor tapi juga ditambah fasilitas lainnya.

Di tahun ketiga ini, pembangunan gedung memang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun pertama, anggarannya sebesar Rp 3,5 miliar untuk pembangunan gedung kelas. Sementara di tahun kedua lalu, sebesar Rp 4 miliar untuk pembangunan gedung asrama.

Untuk pembangunan MAN IC Pasuruan di tahun ketiga ini dipastingkan rampung akhir tahun nanti. “Dan target kita, awal tahun ajaran baru 2020 mendatang, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah bisa dipindahkan ke MAN IC di Pasuruan. Karena saat ini KBM masih berlangsung di Wisma Santri, Surabaya,” jelasnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/