alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Lagi, Pulangkan 123 Warga Kab Pasuruan dari Wamena

SURABAYA, Radar Bromo – Jumlah warga asal Kabupaten Pasuruan yang dipulangkan dari Wamena terus bertambah. Kamis (17/10) ada 123 warga asal kabupaten yang dipulangkan lewat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Sebanyak 123 warga itu telah melakukan perjalanan via laut sejak diberangkatkan pada 9 Oktober atau seminggu yang lalu. Akhwan Husein, kasi perlindungan sosial dan korban bencana Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, dari Dinsos kembali menjemput ratusan pengungsi di Wamena yang dipulangkan lewat Pelabuhan Tanjung Perak.

“Kali ini pemulangan cukup besar, dari total 519 pengungsi asal Jawa Timur, terdata pengungsi dari Kabupaten Pasuruan sebanyak 123 warga,” terangnya.

Setelah turun di Pelabuhan Tanjung Perak, pengungsi dibawa ke Asrama Transito di Jalan Margorejo, Surabaya untuk dilakukan pendataan. Selanjutnya, dipulangkan lewat Dinsos masing-masing.

Dari 123 warga ini tidak hanya dari Kecamatan Nguling, tapi juga dari Kecamatan Pohjentrek, Pasrepan, Rejoso, dan Gondangwetan.

Ratusan pengungsi ini turun dari Kapal Dobonsolo setelah berangkat pada 9 Oktober. Lalu, sampai di Surabaya sekitar pukul 10.00. Setelah itu semua pengungsi dibawa ke Asrama Transito. Akhwan mengatakan bahwa dari kondisi semua pengungsi asal Kabupaten Pasuruan sehat. “Semua sehat tidak ada yang cedera atau sakit. Mungkin hanya kecapekan saja karena sudah seminggu perjalanan di laut,” terangnya.

Untuk akomodasi pemulangan. Dari Pemkab Pasuruan sudah menyediakan 2 bus dan 2 armada bus tambahan dari Provinsi Jawa Timur. Setelah pendataan, untuk warga asal Nguling langsung dibawa ke Kecamatan Nguling agar bisa dijemput keluarga dan lainnya dibawa ke Kantor Dinsos Kabupaten Pasuruan dulu.

Akhwan mengatakan, dengan dipulangkannya 123 pengungsi lagi kemarin, total ada 198 warga Kabupaten Pasuruan yang sudah dipulangkan. Dari Dinsos Kabupaten Pasuruan sendiri belum bisa memastikan apakah semua warga Pasuruan sudah pulang semuanya atau tidak.

“Kalau ada pemulangan, akan diinformasikan ke Dinsos Kabupaten Pasuruan dan kami siap melakukan penjemputan,” jelasnya. Sampai berita ini ditulis tadi malam, proses pendataan masih berlangsung dan pengungsi informasinya ditemui juga oleh Gubernur Jawa Timur. Baru kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing. (eka/mie)

SURABAYA, Radar Bromo – Jumlah warga asal Kabupaten Pasuruan yang dipulangkan dari Wamena terus bertambah. Kamis (17/10) ada 123 warga asal kabupaten yang dipulangkan lewat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Sebanyak 123 warga itu telah melakukan perjalanan via laut sejak diberangkatkan pada 9 Oktober atau seminggu yang lalu. Akhwan Husein, kasi perlindungan sosial dan korban bencana Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, dari Dinsos kembali menjemput ratusan pengungsi di Wamena yang dipulangkan lewat Pelabuhan Tanjung Perak.

“Kali ini pemulangan cukup besar, dari total 519 pengungsi asal Jawa Timur, terdata pengungsi dari Kabupaten Pasuruan sebanyak 123 warga,” terangnya.

Setelah turun di Pelabuhan Tanjung Perak, pengungsi dibawa ke Asrama Transito di Jalan Margorejo, Surabaya untuk dilakukan pendataan. Selanjutnya, dipulangkan lewat Dinsos masing-masing.

Dari 123 warga ini tidak hanya dari Kecamatan Nguling, tapi juga dari Kecamatan Pohjentrek, Pasrepan, Rejoso, dan Gondangwetan.

Ratusan pengungsi ini turun dari Kapal Dobonsolo setelah berangkat pada 9 Oktober. Lalu, sampai di Surabaya sekitar pukul 10.00. Setelah itu semua pengungsi dibawa ke Asrama Transito. Akhwan mengatakan bahwa dari kondisi semua pengungsi asal Kabupaten Pasuruan sehat. “Semua sehat tidak ada yang cedera atau sakit. Mungkin hanya kecapekan saja karena sudah seminggu perjalanan di laut,” terangnya.

Untuk akomodasi pemulangan. Dari Pemkab Pasuruan sudah menyediakan 2 bus dan 2 armada bus tambahan dari Provinsi Jawa Timur. Setelah pendataan, untuk warga asal Nguling langsung dibawa ke Kecamatan Nguling agar bisa dijemput keluarga dan lainnya dibawa ke Kantor Dinsos Kabupaten Pasuruan dulu.

Akhwan mengatakan, dengan dipulangkannya 123 pengungsi lagi kemarin, total ada 198 warga Kabupaten Pasuruan yang sudah dipulangkan. Dari Dinsos Kabupaten Pasuruan sendiri belum bisa memastikan apakah semua warga Pasuruan sudah pulang semuanya atau tidak.

“Kalau ada pemulangan, akan diinformasikan ke Dinsos Kabupaten Pasuruan dan kami siap melakukan penjemputan,” jelasnya. Sampai berita ini ditulis tadi malam, proses pendataan masih berlangsung dan pengungsi informasinya ditemui juga oleh Gubernur Jawa Timur. Baru kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/