alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Bupati Ikut Kampanyekan Tertib Berlalu Lintas dengan Bagi Helm SNI

KRAKSAAN, Radar Bromo Piala Wahana Tata Nugraha yang baru saja diraih Kabupaten Probolinggo, tak membuat pemkab setempat berhenti untuk berinovasi di bidang lalu lintas. Bahkan kampanye untuk tertib berlalu lintas, terus didengungkan.

Seperti Selasa (17/9) misalnya. Berlokasi di depan komplek perkantoran Pemkab Probolinggo, pemkab melalui Dinas Perhubungan, membagikan helm standar ke pengendara. Asyiknya, dalam kegiatan itu, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, ikut turun ke lapangan.

Kegiatan itu sendiri dilakukan sekitar pukul 08.00. Selain bupati, beberapa petuga Dishub dan kepolisian, ikut serta. Mereka memberhentikan para pengemudi roda dua. Setelah itu, satu persatu para pengemudi roda dua itu diberikan helm yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI).

Heri Sulistiyanto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) mengatakan, pembagian helm bertujuan mengurangi angka kecelakaan dalam berkendara roda dua. Meskipun tidak memiliki data pasti, korban laka fatal tanpa menggunakan helm, namun pihaknya yakni dengan memakai helm kecelakaan fatal bisa dikurangi.

“Selain itu kegiatan ini juga untuk memperingati Hari Perhubungan. Karena itu kami membagikan sebanyak 100 helm,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Probolinggo mengatakan, pihaknya tidak memiliki data detail perihal berapa korban jiwa, luka berat, dan ringan disebabkan tidak memakai helm. “Untuk data detail kami tidak punya. Kami hanya mendata perihal kendaraannya saja,” katanya.

Saat operasi patuh Semeru selama dua minggu mulai 29 Agustus sampai 11 September, terdapat 36 kasus kecelakaan. Dari jumlah itu satu orang meninggal dunia, dan 33 korban luka ringan.

Meskipun demikian, pihaknya mengatakan, pentingnya memakai helm. Pasalnya, dengan menggunakan helm bisa mengurangi kecelakaan fatal. Terutama di bagian kepala.

“Karena itu kami imbau agar selalu menggunakan helm ketika berkendara menggunakan motor. Sebab, itu sangat penting dan bisa melindungi kepala dari berbagai benturan,” ujarnya. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo Piala Wahana Tata Nugraha yang baru saja diraih Kabupaten Probolinggo, tak membuat pemkab setempat berhenti untuk berinovasi di bidang lalu lintas. Bahkan kampanye untuk tertib berlalu lintas, terus didengungkan.

Seperti Selasa (17/9) misalnya. Berlokasi di depan komplek perkantoran Pemkab Probolinggo, pemkab melalui Dinas Perhubungan, membagikan helm standar ke pengendara. Asyiknya, dalam kegiatan itu, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, ikut turun ke lapangan.

Kegiatan itu sendiri dilakukan sekitar pukul 08.00. Selain bupati, beberapa petuga Dishub dan kepolisian, ikut serta. Mereka memberhentikan para pengemudi roda dua. Setelah itu, satu persatu para pengemudi roda dua itu diberikan helm yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI).

Heri Sulistiyanto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) mengatakan, pembagian helm bertujuan mengurangi angka kecelakaan dalam berkendara roda dua. Meskipun tidak memiliki data pasti, korban laka fatal tanpa menggunakan helm, namun pihaknya yakni dengan memakai helm kecelakaan fatal bisa dikurangi.

“Selain itu kegiatan ini juga untuk memperingati Hari Perhubungan. Karena itu kami membagikan sebanyak 100 helm,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Probolinggo mengatakan, pihaknya tidak memiliki data detail perihal berapa korban jiwa, luka berat, dan ringan disebabkan tidak memakai helm. “Untuk data detail kami tidak punya. Kami hanya mendata perihal kendaraannya saja,” katanya.

Saat operasi patuh Semeru selama dua minggu mulai 29 Agustus sampai 11 September, terdapat 36 kasus kecelakaan. Dari jumlah itu satu orang meninggal dunia, dan 33 korban luka ringan.

Meskipun demikian, pihaknya mengatakan, pentingnya memakai helm. Pasalnya, dengan menggunakan helm bisa mengurangi kecelakaan fatal. Terutama di bagian kepala.

“Karena itu kami imbau agar selalu menggunakan helm ketika berkendara menggunakan motor. Sebab, itu sangat penting dan bisa melindungi kepala dari berbagai benturan,” ujarnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/