alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Oktober, Pembangunan Dermaga Apung Ranu Grati Ditarget Rampung

GRATI, Radar Bromo – Tahun ini Kabupaten Pasuruan mendapatkan kucuran anggaran dari pusat untuk penunjang wisata di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dana itu dimanfaatkan untuk menambah fasilitas di Ranu Grati yakni pembangunan dermaga apung.

Saat ini proyek pengerjaan penambahan dermaga itu sudah mencapai sekitar 90 persen. “Saat ini sudah hampir selesai dan targetnya pengerjaan bisa selesai pada Oktober mendatang,” terang Gunawan, sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Dermaga apung sendiri merupakan tambahan fasilitas yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh pengunjung sebagai tempat swafoto, juga tempat mancing.

Dermaga apung ini juga terletak di sisi danau yang menempel ke daratan. Sehingga, bisa menjadi tambatan perahu dan untuk naik atau turun wisatawan yang ingin naik perahu.

Pembangunan dermaga apung ini diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari dana penugasan sebesar Rp 650 juta. Anggaran ini adalah sebagai salah satu penunjang wisata di sekitar TNBTS yang menjadi top sepuluh wisata unggulan di Indonesia.

Disparbud Kabupaten Pasuruan berharap tambahan fasilitas ini bisa menunjang meningkatnya kunjungan wisatawan di Ranu Grati.

Dari catatan Disparbud, Ranu Grati sendiri merupakan salah satu jujukan wisata yang PAD-nya paling kecil dari tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Pasuruan. Tercatat, realisasi dari wisata Ranu Grati masih Rp 24,583 juta sampai awal September lalu.

“Harapannya, dengan tambahan fasilitas ini lebih bisa meningkatkan kunjungan. Karena untuk Danau Ranu Grati memang mayoritas kunjungan dari penghobi memancing,” ujarnya. (eka/mie)

GRATI, Radar Bromo – Tahun ini Kabupaten Pasuruan mendapatkan kucuran anggaran dari pusat untuk penunjang wisata di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dana itu dimanfaatkan untuk menambah fasilitas di Ranu Grati yakni pembangunan dermaga apung.

Saat ini proyek pengerjaan penambahan dermaga itu sudah mencapai sekitar 90 persen. “Saat ini sudah hampir selesai dan targetnya pengerjaan bisa selesai pada Oktober mendatang,” terang Gunawan, sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Dermaga apung sendiri merupakan tambahan fasilitas yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh pengunjung sebagai tempat swafoto, juga tempat mancing.

Dermaga apung ini juga terletak di sisi danau yang menempel ke daratan. Sehingga, bisa menjadi tambatan perahu dan untuk naik atau turun wisatawan yang ingin naik perahu.

Pembangunan dermaga apung ini diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari dana penugasan sebesar Rp 650 juta. Anggaran ini adalah sebagai salah satu penunjang wisata di sekitar TNBTS yang menjadi top sepuluh wisata unggulan di Indonesia.

Disparbud Kabupaten Pasuruan berharap tambahan fasilitas ini bisa menunjang meningkatnya kunjungan wisatawan di Ranu Grati.

Dari catatan Disparbud, Ranu Grati sendiri merupakan salah satu jujukan wisata yang PAD-nya paling kecil dari tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Pasuruan. Tercatat, realisasi dari wisata Ranu Grati masih Rp 24,583 juta sampai awal September lalu.

“Harapannya, dengan tambahan fasilitas ini lebih bisa meningkatkan kunjungan. Karena untuk Danau Ranu Grati memang mayoritas kunjungan dari penghobi memancing,” ujarnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/