Dinas Peternakan Cek Kesehatan Hewan, Ini Temuan di Lapangan

BANGIL – Pengecekan kesehatan hewan kurban mulai diberlakukan Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah hewan kurban yang masih muda dan sakit.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban itu, seperti yang dilakukan Kamis (16/8). Sejumlah tempat penjualan hewan kurban berupa kambing, didatangi petugas dari Dinas Peternakan untuk dilakukan pengecekan. Petugas menyisir mulai pasar Bangil, Glanggang hingga Kancilmas, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil.

Satu persatu kambing yang dijual pedagang, diperiksa. Pengecekan diberlakukan, terhadap fisik hewan. Seperti mata maupun mulutnya. Hasilnya, ditemukan beberapa diantaranya yang belum poel atau masih muda, lantaran berusia di bawah dua tahun.

Selain itu, petugas juga menemukan kambing yang didapati tengah sakit. Mulai dari sakit mata hingga sakit diare.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiah menyampaikan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut dimaksudkan untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dijual. Jangan sampai, hewan-hewan yang akan digunakan untuk kurban, justru tak layak dikonsumsi.

Tak kurang ada 300-an hewan kurban yang diperika. Ia mengakui, ada temuan beberapa hewan yang kondisinya dalam keadaan sakit. Atau usianya yang masih muda.

“Kami lebih fokus untuk pengecekan kesehatannya. Kalau yang masih muda, bukan ranah kami. Yang jelas, kami sudah memberikan surat untuk bisa ditanyakan pembeli ke pedagang,” sambungnya.

Sementara untuk yang temuan sakit, rata-rata sakit mata ataupun diare. Ia meyakinkan, kalau sudah memberikan obat untuk pedagang agar diberikan kepada hewan kurbannya.

“Tidak ada sakit yang mengkhawatirkan. Karena temuan kami, berupa sakit mata atau diare. Itu bisa diobat. Kalau penyakit yang berbahaya, seperti antraks itu baru yang menjadi perhatian kami. Karena tidak boleh dijual apalagi untuk kurban,” bebernya.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut, akan diberlakukan hingga beberapa hari ke depan. Terutama, mendekati momen Idul Adha seperti sekarang ini.

“Kegiatan ini, akan dilakukan diseluruh kabupaten pasuruan. Pelaksanaannya sudah mulai kemarin (Rabu, red) dan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang hewan kurban di wilayah Bangil, Mas’ud menguraikan, kegiatan pemeriksaan tersebut baik. Hal ini untuk memastikan dan meyakinkan pembeli kalau kambing yang dijual, adalah yang layak.

“Sangat bagus menurut saya. Karena, bisa mengecek kondisi kesehatan hewan,” ungkap Mas’ud. (one/fun)