alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Baru Ikut Galatama, Angler asal Leces Ini Malah Jadi Juara

KADEMANGAN, Radar Bromo – Beruntung benar nasib Muhammad Faisol. Angler asal Desa Kerpangan, Kecamatan leces itu, baru sekali ikut galatama lele di kolam Bromo Fishing sabtu (14/12). Debutnya, dia malah menjadi juara karena berhasil mengangkat lele seberat 2,727 kilogram, tangkapan terberat di antara 116 peserta lainnya. Atas tangkapan itu dia berhak membawa hadiah utama berupa uang tunai Rp 1,9 juta.

Bersama dengan lima rekannya yang tergabung dalam Tim Areto, dirinya berlomba-lomba menunjukkan kemampuan terbaiknya. Berada di lapak nomor 79 menjadi rezeki tak terduga baginya. Menurutnya, ada rahasia khusus agar mendapatkan lele yang cukup berat, yakni dengan menyiapkan umpan yang tepat.

“Saya menggunakan ayam dan ada sedikit campuran khusus agar cepat mendapat sambaran ikan. Alhamdulillah baru pertama ikut lomba berhasil juara,” ujarnya.

Galatama lele ini dimulai sekitar pukul 21.30 dan selesai pukul 23.00. Yang diikuti oleh peserta dari Kota/Kabupaten Probolinggo, Lumajang dan Pasuruan. Selama 90 menit, sebanyak 175 kilogram lele dilepas dalam kolam yang dibagi menjadi 2 jok masing-masing berdurasi 45 menit.

Panitia galatama lele Iwan Susanto mengatakan bahwa lele yang dilepas saat galatama berlangsung memiliki berat yang tidak jauh beda. Sehingga daftar nomimasi yang telah dicatat sering mengalami perubahan. “Lele yang berhasil diangkat, beratnya hampir sama, jadi pergeseran nominasi lele terberat juga berubah dengan cepat,” ujarnya.

Setelah 90 menit perlombaan berjalan. Kemudian ditentukanlah 8 nominasi lele terberat yang berhasil ditangkap. Selain Muhammad Faisol, juara kedua Dendi nomor lapak 31 berat lele 2,688 kilogram Rp 750 ribu; juara ketiga B. Kolam nomor lapak 107 berat lele 2,686 kilogram Rp 350 ribu; juara keempat P. Waro nomor lapak 19 berat lele 2,653 kilogram Rp 200 ribu; juara kelima Naman nomor lapak 60 berat lele 2,647 kilogram Rp 100 ribu; juara keenam Lukman nomor lapak 52 berat lele 2,640 kilogram, juara ketujuh Monyet nomor lapak 64 berat lele 2,578 kilogram, juara delapan Warna nomor lapak 57 berat lele 2,474 kilogram. Juara 6 sampai 8 masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 75 ribu. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.