BPS Akan Tambah Subjek Survei Biaya Hidup, Ini di Antaranya

KADEMANGAN, Radar Bromo – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo berencana mengajukan penambahan subjek survei biaya hidup. Dari 323 subjek survei biaya hidup, akan ditambah menjadi 348 subjek.

“Rencananya mulai tahun depan kami mengajukan ke BPS Pusat untuk penambahan subjek survei ini,” ujar Kasi Statistik dan Distribusi BPS Kota Probolinggo Moch. Machsus, beberapa waktu lalu.

Penambahan subjek survei biaya hidup bisa dilakukan untuk mengakomodasi perubahan komponen biaya hidup masyarakat. Tidak hanya menambah, BPS juga bisa mengajukan penghapusan subek biaya hidup. “Misalnya, dulu tape recorder masuk dalam survei biaya hidup, tapi karena sudah banyak yang tidak menggunakannya, bisa dihapus,” ujarnya.

Beberapa subjek biaya hidup yang akan ditambahkan, di antararanya komoditas hasil perikanan, seperti kerapu, mujair, dan tengiri. “Proses survei biaya hidup ini dilakukan oleh BPS Kota, tetapi untuk proses penghitungan dilakukan oleh BPS Pusat. BPS Pusat juga akan memantau proses input data yang dilakukan BPS di daerah,” jelasnya. (put/rud)