1.700 Anggota BPD akan Purna Tugas, Pemkab Siapkan Rp 1,7 Miliar untuk Anggota Baru

BANGIL – Lebih dari 1.700 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Pasuruan, akan habis masa jabatannya atau purnatugas. Hal ini membuat seluruh desa di Kabupaten Pasuruan bisa mengalami kekosongan BPD.

Karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pasuruan akan menyiapkan anggota baru untuk BPD masa jabatan berikutnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto menguraikan, masa jabatan BPD di Kabupaten Pasuruan berakhir hingga Juni-Agustus 2019. Habisnya masa jabatan BPD tersebut, membuat Pemkab bersiap-siap untuk mengisi lagi anggota BPD.

“Tahun ini, jabatan BPD di semua desa habis. Tapi, sebelum benar-benar habis, enam bulan harus sudah dilakukan persiapan untuk pengisian anggota BPD,” kata Tri Agus.

Ia menambahkan, Pemkab juga memiliki andil dalam persiapan pengisian BPD tersebut. Karena bulan April, kekosongan tersebut sudah harus terisi dengan SK. Tinggal kemudian pelantikannya, yang akan dilakukan Juni atau Agustus.

“Kami masih menyiapkan perbup-nya. Yang jelas, April sudah dilakukan pengisian terhadap masa jabatan yang akan habis. Sehingga, tinggal menunggu masa habis BPD sebelumnya, untuk kemudian dilakukan pelantikan terhadap anggota yang baru,” lanjutnya.

Untuk kegiatan pelaksanaan pengisian BPD di desa-desa, Pemkab menyiapkan dana hingga Rp 1,7 miliar. Dana itu dibagi untuk 341 desa.

“Setiap desa, kami alokasikan Rp 5 juta untuk operasional,” imbuhnya.

Jumlah anggota BPD di setiap desa bervariasi. Antara 5 orang sampai 9 orang. Dengan begitu, lebih dari 1.700 orang yang akan mengisi kursi BPD yang baru nantinya. (one/fun)