alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Polisi Sebut Jumlah Pelanggaran di 2018 Menurun 60 Persen Ketimbang Tahun Lalu

PASURUAN – Ribuan pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat dan lebih terkena sanksi tilang dalam Operasi Zebra 2018 di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Mereka terbukti melanggar selama dua pekan digelar operasi.

Namun, jumlah pelanggaran itu menurun drastis dibandingkan dengan hasil operasi tahun lalu. “Jumlah pelanggaran menurun sekitar 60 persen dibanding Operasi Zebra 2017,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Kadek Ary Mahardika, Rabu (14/11).

Tahun lalu, dalam operasi yang digelar dalam periode yang sama ditemukan ada 4.527 bentuk pelanggaran. Sedangkan, hasil operasi tahun ini hanya ditemukan 2.725 pelanggaran. Kadek menyebut sebagian besar pelanggar merupakan pengendara roda dua.

Rinciannya, 2.575 pelanggar pengendara roda dua. Disusul pengendara mobil angkutan sebanyak 71 pelanggar, kendaraan pribadi 65 pelanggar, dan angkutan umum sebanyak 14 pelanggar. “Dari hasil operasi, kami temukan 804 pelanggar yang tak mengenakan helm saat berkendara,” ujar Kadek.

Sedangkan, angka kecelakaan lalu lintas selama gelaran operasi juga ikut menurun. Jika pada 2017 terjadi 7 kecelakaan, kali ini tren menurun 28 persen. “Selama dua pekan operasi hanya terjadi dua kali kejadian laka,” ujarnya.

Kadek menambahkan, potensi kecelakaan itu juga dipicu adanya pelanggaran lalu lintas. “Semua pelanggar langsung kami tindak dengan sanksi tilang. Ini upaya represif yang kami ambil agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya. (tom/fun)

PASURUAN – Ribuan pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat dan lebih terkena sanksi tilang dalam Operasi Zebra 2018 di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Mereka terbukti melanggar selama dua pekan digelar operasi.

Namun, jumlah pelanggaran itu menurun drastis dibandingkan dengan hasil operasi tahun lalu. “Jumlah pelanggaran menurun sekitar 60 persen dibanding Operasi Zebra 2017,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Kadek Ary Mahardika, Rabu (14/11).

Tahun lalu, dalam operasi yang digelar dalam periode yang sama ditemukan ada 4.527 bentuk pelanggaran. Sedangkan, hasil operasi tahun ini hanya ditemukan 2.725 pelanggaran. Kadek menyebut sebagian besar pelanggar merupakan pengendara roda dua.

Rinciannya, 2.575 pelanggar pengendara roda dua. Disusul pengendara mobil angkutan sebanyak 71 pelanggar, kendaraan pribadi 65 pelanggar, dan angkutan umum sebanyak 14 pelanggar. “Dari hasil operasi, kami temukan 804 pelanggar yang tak mengenakan helm saat berkendara,” ujar Kadek.

Sedangkan, angka kecelakaan lalu lintas selama gelaran operasi juga ikut menurun. Jika pada 2017 terjadi 7 kecelakaan, kali ini tren menurun 28 persen. “Selama dua pekan operasi hanya terjadi dua kali kejadian laka,” ujarnya.

Kadek menambahkan, potensi kecelakaan itu juga dipicu adanya pelanggaran lalu lintas. “Semua pelanggar langsung kami tindak dengan sanksi tilang. Ini upaya represif yang kami ambil agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/