alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Jelang Bahas APBD 2019, Buat Komitmen Antar-OPD

KRAKSAAN – Menjelang pembahasan perencanaan APBD 2019, Pemkab Probolinggo kembali membangun komitmen bersama antara organisasi perangkat daerah (OPD). Tujuannya, melakukan yang terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah yang diawali dengan penyusunan APBD.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono mengatakan, desentralisasi pengelolaan keuangan daerah merupakan amanah reformasi di bidang otonomi daerah. Tujuannya, mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

“Dengan berbagai regulasi terkait pengelolaan keuangan daerah agar sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah mulai dari penyusunan dan perencanaan anggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, akuntansi dan pelaporannya semaksimal mungkin. Orientasinya pada kepentingan publik, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa indikator utama untuk mengukur kualitas pengelolaan keuangan daerah. Di antaranya, ketepatan penyelesaian APBD, tingginya penyerapan APBD, ketepatan penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), dan kualitas opini pemeriksaan BPK.

“Dari data penetapan APBD lima tahun terakhir, kami tidak pernah melewati batas waktu yang ditetapkan. Bahkan, selalu di lima besar. Sehingga, berdampak diterimanya dana insentif daerah dan terbebas sanksi administratif tidak direalisasikan hak keuangan kepala daerah dan atau DPRD,” ujarnya.

Berhubungan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38/2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2019, Soeparwiyono menegaskan, berkomitmen memperhatikan jadwal dan tahapan proses penyusunan, pembahasan, dan penetapan APBD 2019.

Serta, secara substansial APBD tetap diorientasikan pada upaya pemenuhan kepentingan masyarakat yang bersifat inklusif. Juga mempercepat penetapan APBD dengan memperhatikan jadwal dan tahapannya.

“Pengelolaan keuangan daerah bila tidak dilakukan secara baik dan sesuai ketentuan, akan mempunyai implikasi yang kurang baik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, peran badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah sangat berpengaruh terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya. (mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.