alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Sehari Kirim 10 Ribu Liter Air untuk Suplai ke 20 Desa yang Alami Kekeringan

PASREPAN – Memasuki pertengahan Agustus, puncak kemarau Kabupaten Pasuruan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini kian rutin mengirimkan air bersih. Suplai air pun dikirim rutin ke 20 Desa di 5 Kecamatan.

Pengiriman air bersih tersebut dilakukan lantaran 20 desa kesulitan air bersih. Penyebabnya, debit mata air yang sering diambil warga, mengalami penurunan.

Bakti Jati Permana, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan mengatakan dari info BMKG puncak kemarau memang terjadi di bulan-bulan ini. “Agustus merupakan puncak hari tanpa hujan, sehingga ada daerah yang sudah kesulitan air bersih,” jelasnya.

Di Kabupaten Pasuruan, pengiriman air bersih sendiri sudah dilakukan sejak bulan Juni lalu. Awalnya memang dikirim ke Desa Cukurguling dan Watulumbung di Kecamatan Lumbang. Namun saaat itu yang menjadi awal kemarau, pengiriman air bersih tidak setiap hari dan sifatnya insidental.

Mulai banyaknya desa yang kesulitan air sendiri terjadi pada pertenghan Juli lalu. Tercatat 20 Desa yang tersebar di 5 Kecamatan mulai dari Lumbang, Winongan, Pasrepan, Lekok dan Gempol. Untuk Gempol puncaknya pada Agustus ini yaitu di Desa Bulusari dan Wonosari.

Sedangkan ada 2 Kecamatan yang tahun ini memang tidak terlalu parah kekeringannya yaitu di Kecamatan Grati dan Puspo. “Untuk di Grati khususnya di Desa Karanglo. Sebab, pengeboran air disana berhasil. Karena itu kami terus mendorong Kades dan Camat juga mencari sumber baru untuk sumber mata air,” jelasnya.

Sedangkan Kecamatan Puspo, kata Bakti, sumber air masih mencukupi kebutuhan warga. Sehingga sampai sekarang, belum perlu untuk dikirimkan air bersih.

Pada bulan ini, pengiriman air bersih sudah rutin dilakukan setiap hari. Tercatat dari 20 Desa sehari ada 10 ribu liter air. Pengiriman tangki air ini dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perumahan, PDAM juga bantuan dari CSR Perusahaan.

Gunawan Wicaksono, PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan untuk Dinsos sejak 3 Juli lalu rutin mengirim air bersih ke Desa Sibon dan Petung di Kecamatan Pasrepan. “Rutin pengiriman setiap hari kesana, dan permintaan sampai 60 hari hingga 3 September mendatang,” jelasnya.

Setiap hari mulai pukul 07.00, tangki air bersih DInas Sosial mengirim 5 ribu liter air untuk kebutuhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih untuk warga Desa Sibon dan Petung. (eka/fun)

PASREPAN – Memasuki pertengahan Agustus, puncak kemarau Kabupaten Pasuruan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini kian rutin mengirimkan air bersih. Suplai air pun dikirim rutin ke 20 Desa di 5 Kecamatan.

Pengiriman air bersih tersebut dilakukan lantaran 20 desa kesulitan air bersih. Penyebabnya, debit mata air yang sering diambil warga, mengalami penurunan.

Bakti Jati Permana, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan mengatakan dari info BMKG puncak kemarau memang terjadi di bulan-bulan ini. “Agustus merupakan puncak hari tanpa hujan, sehingga ada daerah yang sudah kesulitan air bersih,” jelasnya.

Di Kabupaten Pasuruan, pengiriman air bersih sendiri sudah dilakukan sejak bulan Juni lalu. Awalnya memang dikirim ke Desa Cukurguling dan Watulumbung di Kecamatan Lumbang. Namun saaat itu yang menjadi awal kemarau, pengiriman air bersih tidak setiap hari dan sifatnya insidental.

Mulai banyaknya desa yang kesulitan air sendiri terjadi pada pertenghan Juli lalu. Tercatat 20 Desa yang tersebar di 5 Kecamatan mulai dari Lumbang, Winongan, Pasrepan, Lekok dan Gempol. Untuk Gempol puncaknya pada Agustus ini yaitu di Desa Bulusari dan Wonosari.

Sedangkan ada 2 Kecamatan yang tahun ini memang tidak terlalu parah kekeringannya yaitu di Kecamatan Grati dan Puspo. “Untuk di Grati khususnya di Desa Karanglo. Sebab, pengeboran air disana berhasil. Karena itu kami terus mendorong Kades dan Camat juga mencari sumber baru untuk sumber mata air,” jelasnya.

Sedangkan Kecamatan Puspo, kata Bakti, sumber air masih mencukupi kebutuhan warga. Sehingga sampai sekarang, belum perlu untuk dikirimkan air bersih.

Pada bulan ini, pengiriman air bersih sudah rutin dilakukan setiap hari. Tercatat dari 20 Desa sehari ada 10 ribu liter air. Pengiriman tangki air ini dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perumahan, PDAM juga bantuan dari CSR Perusahaan.

Gunawan Wicaksono, PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan untuk Dinsos sejak 3 Juli lalu rutin mengirim air bersih ke Desa Sibon dan Petung di Kecamatan Pasrepan. “Rutin pengiriman setiap hari kesana, dan permintaan sampai 60 hari hingga 3 September mendatang,” jelasnya.

Setiap hari mulai pukul 07.00, tangki air bersih DInas Sosial mengirim 5 ribu liter air untuk kebutuhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih untuk warga Desa Sibon dan Petung. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/