alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Satpol PP Copot 50 Banner di Sukorejo, Ini Alasannya

SUKOREJO – Masih saja ada yang memasang banner di pohon. Karena itu, Selasa (15/8) pagi, banner-banner itu dicopoti oleh petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Jumlahnya ada 50 buah.

Banner yang dicopot ini lokasinya di sepanjang kanan dan kiri jalan nasional jurusan Surabaya – Malang. Mulai dari Desa Mojotengah, Suwayuwo dan Lemahbang, Kecamatan Sukorejo.

“Ada yang dipasang di pohon, juga di tembok tepi jalan. Semuanya kami copot karena dilarang dan harus berizin,” cetus Didik Febriyanto, staf tibum Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Semua banner yang dicopot lantas dimasukkan ke mobil patroli yang dipakai Satpol PP melakukan razia. Siang harinya, semua banner diamankan di Mako Satpol PP di Raci, Kecamatan Bangil. Jumlahnya mencapai 50 banner.

Razia serupa, menurut Didik, akan dilakukan di kecamatan lain di Kabupaten Pasuruan. “Baik banner ukuran besar, maupun kecil, semuanya harus berizin. Ini sudah diatur dalam perda. Karena tidak ada izinnya, berarti melanggar perda dan wajib dicopot,” tegasnya. (zal/hn)

SUKOREJO – Masih saja ada yang memasang banner di pohon. Karena itu, Selasa (15/8) pagi, banner-banner itu dicopoti oleh petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Jumlahnya ada 50 buah.

Banner yang dicopot ini lokasinya di sepanjang kanan dan kiri jalan nasional jurusan Surabaya – Malang. Mulai dari Desa Mojotengah, Suwayuwo dan Lemahbang, Kecamatan Sukorejo.

“Ada yang dipasang di pohon, juga di tembok tepi jalan. Semuanya kami copot karena dilarang dan harus berizin,” cetus Didik Febriyanto, staf tibum Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Semua banner yang dicopot lantas dimasukkan ke mobil patroli yang dipakai Satpol PP melakukan razia. Siang harinya, semua banner diamankan di Mako Satpol PP di Raci, Kecamatan Bangil. Jumlahnya mencapai 50 banner.

Razia serupa, menurut Didik, akan dilakukan di kecamatan lain di Kabupaten Pasuruan. “Baik banner ukuran besar, maupun kecil, semuanya harus berizin. Ini sudah diatur dalam perda. Karena tidak ada izinnya, berarti melanggar perda dan wajib dicopot,” tegasnya. (zal/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/