200 RTLH Belum Rampung Digarap, Baru Selesai 50 Persen

MASIH PROSES: Salah satu RTLH di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Sejauh ini, dari 200 rumah yang akan diperbaiki baru rampung 50 persen. (Dinsos Kabupaten Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan mendapatkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan anggaran Rp 3 miliar dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Namun, proyek yang mulai digarap sejak akhir tahun kemarin itu belum juga rampung. Bahkan, sejauh ini baru mencapai 50 persen.

Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Pasuruan Dian Puspawati mengatakan, kendati sudah berganti tahun, progres rehab RTLH dari anggaran Kemensos masih terus dilanjutkan. “Ini, lantaran pencairan anggaran juga baru turun 12 Desember lalu. Sehingga, dari waktu tidak memungkinkan selesai sampai tutup tahun dan dilanjutkan awal tahun ini,” ujarnya.

Dian mengatakan, untuk rehab RTLH dari Kemensos RI baru ada mulai tahun kemarin. Tujuannya, agar warga kurang mampu mendapatkan bantuan seperti Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). Namun, rumahnya yang kurang layak juga diperbaiki.

Bantuan perbaikan RTLH ini diberikan kepada warga kurang mampu di Kecamatan Grati dan Kecamatan Lekok. Setelah diverifikasi dan finalisasi, tercatat ada 200 rumah yang masuk program RTLH dari Kemensos RI. Rinciannya, 100 RTLH di Desa Plososari dan Rebalas, Kecamatan Grati; serta 100 RTLH di Desa Pasinan dan Jatirejo, Kecamatan Lekok.

Melalui program ini, setiap rumah mendapatkan bantuan Rp 15 juta untuk bahan bangunan. Sehingga, total anggaran yang turun sebesar Rp 3 miliar. Dian mengatakan, anggaran Rp 15 juta ini untuk pengadaan material saja.

“Untuk tenaga dari swadaya masyarakat. Hal ini juga menjadi kendala, progres saat ini masih 50 persen. Selain juga karena faktor tenaga terbatas, ada faktor cuaca yang sudah turun hujan dan kepercayaan menunggu hari baik untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

Meski masih 50 persen, Dinsos optimistis perbaikan ratusan rumah ini akan rampung pada akhir bulan ini. Hasilnya, semua rehab RTLH itu akan dilaporkan ke Kemensos RI. (eka/rud/fun)