alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Demi Target 100 Persen UNBK SMP, Tahun Ini Dispendik Gelontor Rp 10 Miliar

KRAKSAAN – Tak hanya fasilitas pendidikan saja yang akan dilengkapi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo. Di tahun ini pula, Dispendik menargetkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bisa digelar di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Probolinggo.

Target 100 persen tersebut diiringi dengan digelontorkannya 10 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk melengkapi laboratorium komputer di sekolah SMP yang ada di daerah.

Kepala Dispendik setempat dewi Korina mengatakan, pihaknya tahun ini menargetkan 100 persen semua sekolah SMP Negeri maupun Swasta bisa menggelar UNBK. Hal itu, dilakukan untuk semua sekolah yang ada di daerahnya sama semua.

“Biar sama semua. Jadi biar tidak ada lagi ujian sekolah ada yang memakai komputer, namun ada yang masih memakai ujian tulis. Jadi sama rara semuanya sehingga waktunya pun sama,” katanya saat dikonfirmasi.

Perempuan yang akrab disapa Dewi itu menjelaskan, guna mensukseskan 100 persen UNBK itu pihaknya menggelontorkan dana sekitar Rp 10,525 miliar. “Ini bentuk upaya kami untuk merealisasikan target tahun ini 100 persen UNBK. Target ini harus tercapai dan bisa seterusnya,” terangnya.

Selain laboratorium, juga dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu untuk melengkapi isi laboratorium. Yaitu berupa pengadaan komputer. “Yang jelas juga dengan komputernya juga. Masa hanya lab-nya saja. Kalau tidak ada komputernya bagaimana dong,” katanya sembari tertawa.

Iya menjelaskan, pengadaan laboratorium dan juga komputer itu diakuinya belum bisa mencakup semua sekolah. Meskipun demikian menurutnya, hal itu tidak masalah. Sebab, bagi sekolah yang masih belum memiliki laboratorium sendiri, bisa gabung dengan sekolah lain.

“Kalau memang diperlukan nanti menginap. Jadi yang rumahnya jauh bisa mengikuti ujian sesuai waktu yang ditentukan. Dan nanti kami juga akan menyediakan perihal kebutuhan selama menginap itu,” tandas kepala dinas tersebut. (sid/fun)

KRAKSAAN – Tak hanya fasilitas pendidikan saja yang akan dilengkapi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo. Di tahun ini pula, Dispendik menargetkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bisa digelar di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Probolinggo.

Target 100 persen tersebut diiringi dengan digelontorkannya 10 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk melengkapi laboratorium komputer di sekolah SMP yang ada di daerah.

Kepala Dispendik setempat dewi Korina mengatakan, pihaknya tahun ini menargetkan 100 persen semua sekolah SMP Negeri maupun Swasta bisa menggelar UNBK. Hal itu, dilakukan untuk semua sekolah yang ada di daerahnya sama semua.

“Biar sama semua. Jadi biar tidak ada lagi ujian sekolah ada yang memakai komputer, namun ada yang masih memakai ujian tulis. Jadi sama rara semuanya sehingga waktunya pun sama,” katanya saat dikonfirmasi.

Perempuan yang akrab disapa Dewi itu menjelaskan, guna mensukseskan 100 persen UNBK itu pihaknya menggelontorkan dana sekitar Rp 10,525 miliar. “Ini bentuk upaya kami untuk merealisasikan target tahun ini 100 persen UNBK. Target ini harus tercapai dan bisa seterusnya,” terangnya.

Selain laboratorium, juga dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu untuk melengkapi isi laboratorium. Yaitu berupa pengadaan komputer. “Yang jelas juga dengan komputernya juga. Masa hanya lab-nya saja. Kalau tidak ada komputernya bagaimana dong,” katanya sembari tertawa.

Iya menjelaskan, pengadaan laboratorium dan juga komputer itu diakuinya belum bisa mencakup semua sekolah. Meskipun demikian menurutnya, hal itu tidak masalah. Sebab, bagi sekolah yang masih belum memiliki laboratorium sendiri, bisa gabung dengan sekolah lain.

“Kalau memang diperlukan nanti menginap. Jadi yang rumahnya jauh bisa mengikuti ujian sesuai waktu yang ditentukan. Dan nanti kami juga akan menyediakan perihal kebutuhan selama menginap itu,” tandas kepala dinas tersebut. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/