alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Banjir Bandang dan Longsor di Tiris, PDAM Rugi Rp 70 juta

TIRIS-Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, ternyata berimbas juga terhadap infrastruktur PDAM setempat. Karena bencana alam itu, beberapa fasilitas PDAM yang ada di daerah itu rusak. PDAM mengaku mengalami kerugian Rp 70 juta.

Hal itu disampaikan oleh Direktur PDAM Gandhi Hartoyo. Menurutnya, akibat kejadian itu, beberapa fasilitas PDAM yang ada di lokasi itu rusak parah. Sehingga, tidak bisa melayani kebutuhan air masyarakat setempat. “Kami mendapatkan laporan dari petugas yang ada di lokasi bencana. Ada kerusakan pipa di beberapa titik,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Gandhi itu, kerusakan terjadi di tandon Campoan. Tandon ini kondisinya parah. Sebagian dari tandon ini masih tertimpa material longsor. Ada juga tandon Antrokan. Tandon ini kondisinya jauh lebih parah karena sebagian besar dindingnya jebol.

“Selain itu, pipa di tandon ini 6 lonjor jika digabungkan sepanjang 250 meter hanyut dibawa banjir. Semuanya jika ditotal kerugian mencapai Rp 70 juta. Ini perkiraan sementara,” terangnya.

Karena kerusakan itu, pasokan air tidak bisa masuk. Sebab, fasilitas yang biasa untuk memasok air tidak bisa digunakan. Sementara, warga dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Fasilitas kami kan tidak bisa digunakan. Untuk itu pemenuhan sementara dilakukan oleh BPBD. Kalau tidak, maka warga kesulitan air bersih,” tandasnya.

Rabu (12/12) PDAM langsung turun ke lokasi bencana. Mereka melihat kondisi kerusakan yang diakibatkan oleh banjir, sebelum kemudian melakukan perbaikan. Tujuannya, agar fasilitas PDAM bisa kembali dinikmati pelanggannya.

“Kami langsung melakukan perbaikan pipa distribusi air bersih ini. Kami targetkan perbaikan ini akan selesai besok (hari ini, Red) sore. Seluruh kebutuhan pipa untuk perbaikan sudah kami penuhi,” tandasnya. (sid/rf)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Rehab GOR Raci Bangil Diusulkan Rp 4 M Tahun 2021

Wajah GOR Sasana Krida Anoraga di Raci Bangil bisa banyak berubah tahun depan.

Warning Proyek Pipanisasi Bernilai Miliaran karena Rentan Terlambat

Proyek jaringan pipa air bersih di tiga kecamatan, menjadi sorotan legislatif.

Polemik Ujian Perangkat Desa Ngerong, Dewan Tunggu Ini

Polemik pelaksanaan tes ujian perangkat Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, masih belum berakhir.

Nyambi Edarkan Sabu, Karyawan Pabrik Kayu di Gempol Dibekuk

Pelaku dibekuk saat tengah tidur dan berada di kamar indekosnya.

PKL di Mastrip Bangun Bedak Semipermanen

Puluhan bedak semipermanen didirikan pedagang tepat di depan kendaraan tempat berjualan buah.