alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Kelurahan Panggungrejo Gagas Kampung KB sebagai Wisata Air

Kondisi RT 1/RW 4, Kelurahan/Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dulu merupakan kawasan kumuh. Mayoritas warganya berpenghasilan rendah. Kesadaran terhadap kebersihan dan kesehatan minim. Itu dulu, kini telah mengalami perubahan drastis.

——————–

Didapuk sebagai Kampung KB menjadi suntikan semangat bagi warga Kelurahan Panggungrejo. Kini, kondisi kawasan keluarahan ini berubah total. Kelurahan Panggungrejo juga berencana mendirikan wisata air.

Pencanangan sebagai Kampung KB pada 2016, menjadi titik awal perubahan bagi RT 1/RW 4, Kelurahan Panggungrejo, untuk berbenah. Kondisi awal RW yang dihuni sekitar 200 kepala keluarga (KK) dan didominasi nelayan cukup memprihatinkan.

Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. mengatakan selain masalah rendahnya kesadaran warga akan kebersihan dan kesehatan, dulu kesadaran warga terhadap program KB sangat minim. “Pencapaian program KB-nya rendah. Memang Kampung KB diperuntukkan bagi kawasan yang memiliki permasalahan komplet,” ujar Herman.

SEMANGAT PERUBAHAN: Kampung KB Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, sebagai semangat perubahan warga untuk menjadikan lingkungannya semakin baik. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Perlahan-lahan kesadaran warga mulai terbangun. Jika dulu warga membuang sampah di belakang rumah yang merupakan sungai menuju laut dan tambak. Kini, kesadaran untuk menghentikan kebiasaan buruk itu mulai tumbuh.

Perubahan positif itu menjadikan Kampung KB Kelurahan Panggungrejo masuk dalam tujuh besar sebagai Kampung KB terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur. “Sekarang kondisinya banyak perubahan. Kampungnya sudah bersih, asri, warga juga memiliki kesadaran untuk memiliki akta kelahiran. Sehingga, di sana sudah 100 persen warganya memiliki akta kelahiran,” jelas Herman.

BERI DUKUNGAN: Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. (empat dari kiri) bersama staf kelurahan memberikan dukungan untuk warganya melakukan perubahan lingkungan. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Melihat kondisi kawasan pimpinannya mengalami banyak perubahan positif, Herman juga memiliki gagasan untuk semakin memajukan kawasan tersebut. Salah satunya merencanakan pembangunan Kampung Wisata Air. Herman menambahkan, jika telah dibangun kawasan wisata, akan berdampak kepada perekonomian warga sekitar.

“Rencana kampung wisata air itu sudah saya sampaikan ke Pak Sekda saat penilaian Kampung KB. Rencana kami nanti saluran air ke tambak-tambak garam akan dialihkan ke timur. Otomatis sungai di Kampung KB akan mengalir dan penuh airnya. Ini pemandangannya bagus. Tujuannya, biar Panggungrejo punya tempat wisata,” ujar Herman. (lel/*)

 

Komitmen Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih

Aliran air bersih ke 3 RW di Kelurahan Panggungrejo sempat mengalami gangguan beberapa waktu lalu. Warga pun tidak bisa mendapatkan air bersih sampai 3 bulan. Peristiwa itu sempat viral di dunia maya. Kini, aliran air bersih kembali lancar.

Mendapati warganya kesulitan mendapatkan air bersih, Pemerintah Panggungrejo langsung turun tangan. Bersama sejumlah aktivis mereka memperjuangkan nasib warganya untuk mendapatkan air bersih.

MENINJAU: Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, S.T. meninjau Kelurahan Panggungrejo untuk memastikan permasalahan aliran air bersih di tiga RW dan melaksanakan salat Jumat di Kelurahan Panggungrejo. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. mengatakan, matinya saluran air bersih di RW 3, 4, dan 5, yang dialami warganya sempat viral. Lambannya penanganan dari instansi terkait menjadikan pihak kelurahan berinisiatif turun tangan memediasi hak warga.

“Air sempat mati 3 bulan. Kami kemudian dibantu beberapa teman aktivis dan DPRD menemui instansi terkait untuk memperjuangkan hak warga kami. Alhamdulillah dari Pemkot Pasuruan juga membantu dan sekarang warga sudah bisa menikmati air bersih lagi,” ujarnya.

Herman melanjutkan, untuk memastikan aliran air bersih tetap bisa dinikmati warga, tahun depan pihaknya siap membantu penggantian pipa. Sehingga, matinya aliran air bersih di tiga RW itu tidak terulang. “Di tiga RW itu ada sekitar seribu KK (kepala keluarga). Saat aliran air bersih mati, warga membeli di RW lain. Untuk mengantisipasi kejadian ini terulang, kami siap melakukan penggantian pipa,” ujarnya. (lel/*)

JADI PERHATIAN: Matinya aliran air bersih di Kelurahan Panggungrejo, menjadi perhatian berbagai pihak. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

KOMITMEN UNTUK WARGA: Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. di depan wartawan. Ia berkomitmen membantu warga mendapatkan fasilitas pelayanan air bersih sebaik mungkin. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Kondisi RT 1/RW 4, Kelurahan/Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dulu merupakan kawasan kumuh. Mayoritas warganya berpenghasilan rendah. Kesadaran terhadap kebersihan dan kesehatan minim. Itu dulu, kini telah mengalami perubahan drastis.

——————–

Didapuk sebagai Kampung KB menjadi suntikan semangat bagi warga Kelurahan Panggungrejo. Kini, kondisi kawasan keluarahan ini berubah total. Kelurahan Panggungrejo juga berencana mendirikan wisata air.

Pencanangan sebagai Kampung KB pada 2016, menjadi titik awal perubahan bagi RT 1/RW 4, Kelurahan Panggungrejo, untuk berbenah. Kondisi awal RW yang dihuni sekitar 200 kepala keluarga (KK) dan didominasi nelayan cukup memprihatinkan.

Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. mengatakan selain masalah rendahnya kesadaran warga akan kebersihan dan kesehatan, dulu kesadaran warga terhadap program KB sangat minim. “Pencapaian program KB-nya rendah. Memang Kampung KB diperuntukkan bagi kawasan yang memiliki permasalahan komplet,” ujar Herman.

SEMANGAT PERUBAHAN: Kampung KB Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, sebagai semangat perubahan warga untuk menjadikan lingkungannya semakin baik. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Perlahan-lahan kesadaran warga mulai terbangun. Jika dulu warga membuang sampah di belakang rumah yang merupakan sungai menuju laut dan tambak. Kini, kesadaran untuk menghentikan kebiasaan buruk itu mulai tumbuh.

Perubahan positif itu menjadikan Kampung KB Kelurahan Panggungrejo masuk dalam tujuh besar sebagai Kampung KB terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur. “Sekarang kondisinya banyak perubahan. Kampungnya sudah bersih, asri, warga juga memiliki kesadaran untuk memiliki akta kelahiran. Sehingga, di sana sudah 100 persen warganya memiliki akta kelahiran,” jelas Herman.

BERI DUKUNGAN: Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. (empat dari kiri) bersama staf kelurahan memberikan dukungan untuk warganya melakukan perubahan lingkungan. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Melihat kondisi kawasan pimpinannya mengalami banyak perubahan positif, Herman juga memiliki gagasan untuk semakin memajukan kawasan tersebut. Salah satunya merencanakan pembangunan Kampung Wisata Air. Herman menambahkan, jika telah dibangun kawasan wisata, akan berdampak kepada perekonomian warga sekitar.

“Rencana kampung wisata air itu sudah saya sampaikan ke Pak Sekda saat penilaian Kampung KB. Rencana kami nanti saluran air ke tambak-tambak garam akan dialihkan ke timur. Otomatis sungai di Kampung KB akan mengalir dan penuh airnya. Ini pemandangannya bagus. Tujuannya, biar Panggungrejo punya tempat wisata,” ujar Herman. (lel/*)

 

Komitmen Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih

Aliran air bersih ke 3 RW di Kelurahan Panggungrejo sempat mengalami gangguan beberapa waktu lalu. Warga pun tidak bisa mendapatkan air bersih sampai 3 bulan. Peristiwa itu sempat viral di dunia maya. Kini, aliran air bersih kembali lancar.

Mendapati warganya kesulitan mendapatkan air bersih, Pemerintah Panggungrejo langsung turun tangan. Bersama sejumlah aktivis mereka memperjuangkan nasib warganya untuk mendapatkan air bersih.

MENINJAU: Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, S.T. meninjau Kelurahan Panggungrejo untuk memastikan permasalahan aliran air bersih di tiga RW dan melaksanakan salat Jumat di Kelurahan Panggungrejo. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. mengatakan, matinya saluran air bersih di RW 3, 4, dan 5, yang dialami warganya sempat viral. Lambannya penanganan dari instansi terkait menjadikan pihak kelurahan berinisiatif turun tangan memediasi hak warga.

“Air sempat mati 3 bulan. Kami kemudian dibantu beberapa teman aktivis dan DPRD menemui instansi terkait untuk memperjuangkan hak warga kami. Alhamdulillah dari Pemkot Pasuruan juga membantu dan sekarang warga sudah bisa menikmati air bersih lagi,” ujarnya.

Herman melanjutkan, untuk memastikan aliran air bersih tetap bisa dinikmati warga, tahun depan pihaknya siap membantu penggantian pipa. Sehingga, matinya aliran air bersih di tiga RW itu tidak terulang. “Di tiga RW itu ada sekitar seribu KK (kepala keluarga). Saat aliran air bersih mati, warga membeli di RW lain. Untuk mengantisipasi kejadian ini terulang, kami siap melakukan penggantian pipa,” ujarnya. (lel/*)

JADI PERHATIAN: Matinya aliran air bersih di Kelurahan Panggungrejo, menjadi perhatian berbagai pihak. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

KOMITMEN UNTUK WARGA: Lurah Panggungrejo Hermanto, S.E. di depan wartawan. Ia berkomitmen membantu warga mendapatkan fasilitas pelayanan air bersih sebaik mungkin. (Foto: Kelurahan Panggungrejo for Radar Bromo)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/