alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Penghujan, Air Terjun Madakaripura Diberlakukan Buka-Tutup

LUMBANG – Wisata air terjun Madakaripura yang ada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, diberlakukan buka-tutup. Pasalnya, hujan deras yang melanda sejumlah daerah di dataran tinggi, dikhawatirkan menimbulkan longsor dan banjir bandang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Sidik Widjanarko, Selasa (11/12). Apalagi, Madakaripura seringkali banjir saat hujan deras turun. Kebijakan ini menurut pejabat yang akrab disapa Sidik itu bukan yang pertama kali.

“Ini kami lakukan tentunya untuk mengantisipasi kejadian di lokasi wisata. Jika dibiarkan tetap buka, maka dikhawatirkan insiden wisatawan meninggal pada tahun lalu akan kembali terjadi,” terangnya di sela-sela kunjungannya ke Madakaripura.

Tahun ini, pihaknya menargetkan zero accident di setiap lokasi wisata. Target itu hingga kemarin sudah terealisasi. Tahun lalu, Disporaparbud juga menargetkan hal yang sama. “Tetapi ada kejadian orang tenggelam,” tandasnya.

Kunjungannya ke Madakaripura itu tak lain untuk mengecek kesiapan liburan Natal dan tahun baru. Selain itu, juga untuk mengecek kesiapan petugas dalam mengawasi pengunjung. Apalagi saat ini musim hujan. Sehingga, pengawasan harus diperketat.

Tidak hanya itu, karena objek wisata itu dikelola bersama dengan Perhutani, maka pihak dinas akan berkoordinasi terlebih dulu. Koordinasi itu digunakan untuk merealisasikan target tidak adanya kecelakaan yang menewaskan wisatawan.

Sementara itu, meski Madakaripura diberlakukan buka-tutup, tidak demikian halnya dengan lokasi lainnya. Kasi Destinasi Wisata Disporaparbud Musa menjelaskan, wisata air Ranu Segaran, Ranu Agung, air terjun Dewi Rengganis, dan lainnya masih tetap buka.

“Ya hanya Madakaripura saja yang kami lakukan buka-tutup. Karena berkategori wisata alam yang membahayakan,” jelasnya. Tingkat kunjungan wisata Madakaripura sendiri hingga saat ini tembus 36.159 orang. Jumlah itu terbagi antara wisatawan nusantara (wisnu) dan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk wisnu sekitar 33.291 orang dan wisman sekitar 2.869 orang. (sid/rf)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.

Karena Sukai Istri Korban, Tersangka Mau Bantu Gorok Leher Suami

Andik mau jadi eksekutor bukan hanya karena diminta oleh istri korban. Lebih dari itu, tersangka Andik memiliki perasaan suka pada Silvia.

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).