alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Satpol PP Bongkar Reklame Tak Berizin di Jalan Raya Pajarakan

PAJARAKAN, Radar Bromo – Satpol PP Kabupaten Probolinggo kembali menertibkan reklame tak berizin. Jumat (11/10), sebuah reklame di Jalan Raya Pajarakan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, dibongkar karena izinnya sudah kedaluwarsa.

Penertiban reklame itu dilakukan sekitar pukul 09.00. Sejumlah anggota Satpol PP mendatangi lokasi dengan menggunakan kendaraan roda empat. Selain tak berizin, reklame itu sudah hampir ambruk. Karenanya, diturunkan agar tak membahayakan pengguna jalan.

Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat Satpol PP Kabupaten Probolinggo Nurul Arifin mengatakan, penertiban dilakukan berdasarkan Peraturan Bupati Nomro 02/2017 tentang cara mendirikan reklame. Karenanya, ketika reklame sudah tidak berizin harus diturunkan. “Yang kami turunkan ada satu. Memang itu izinnya sudah kedaluwarsa,” ujarnya.

Selain itu, Nurul mengatakan, beberapa hari lalu reklame yang diturunkan diadukan masyarkaat. Sebab, rawan ambruk. Ditambah sejak beberapa hari ini terakhir angin cukup kencang dan membuatnya semakin membahayakan. “Kami khawatirkan, makanya kami tertibkan,” ujarnya. (sid/rud)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Satpol PP Kabupaten Probolinggo kembali menertibkan reklame tak berizin. Jumat (11/10), sebuah reklame di Jalan Raya Pajarakan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, dibongkar karena izinnya sudah kedaluwarsa.

Penertiban reklame itu dilakukan sekitar pukul 09.00. Sejumlah anggota Satpol PP mendatangi lokasi dengan menggunakan kendaraan roda empat. Selain tak berizin, reklame itu sudah hampir ambruk. Karenanya, diturunkan agar tak membahayakan pengguna jalan.

Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat Satpol PP Kabupaten Probolinggo Nurul Arifin mengatakan, penertiban dilakukan berdasarkan Peraturan Bupati Nomro 02/2017 tentang cara mendirikan reklame. Karenanya, ketika reklame sudah tidak berizin harus diturunkan. “Yang kami turunkan ada satu. Memang itu izinnya sudah kedaluwarsa,” ujarnya.

Selain itu, Nurul mengatakan, beberapa hari lalu reklame yang diturunkan diadukan masyarkaat. Sebab, rawan ambruk. Ditambah sejak beberapa hari ini terakhir angin cukup kencang dan membuatnya semakin membahayakan. “Kami khawatirkan, makanya kami tertibkan,” ujarnya. (sid/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/