alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Karyawati BCA Dipastikan Meninggal karena Diabetes-Jantung

MAYANGAN – Karyawan BCA Kota Probolinggo, Idawati, 51, dipastikan meninggal karena penyakit yang dideritanya. Warga Klakah, Kabupaten Lumajang, itu diketahui menderita diabetes dan jantung.

Kepastian itu diketahui berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan RSUD dr. Moh. Saleh. Otopsi dilakukan setelah perempuan yang tinggal sendiri di RT 4/RW 7, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, itu ditemukan meninggal.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto menegaskan, kematian korban murni akibat penyakit yang dideritanya. Mengingat tak ditemukan luka, baik lebam atau luka sobek pada tubuhnya.

“Dari hasil visum, tak ditemukan adanya luka yang menyebabkan kematian. Dia meninggal akibat penyakit komplikasi yang diderita, yakni jantung dan diabetes,” terangnya.

Selama ini, menurutnya, korban tinggal sendirian. Diduga saat penyakitnya kambuh, tidak ada yang mengetahuinya.

Kasat Reskrim juga memastikan, tidak ada orang yang masuk ke rumahnya. Sebab, tidak ada tanda-tanda adanya orang lain masuk.

“Kondisi rumahnya tak ada yang rusak, termasuk pintunya. Jadi, tidak ada orang yang masuk, kecuali pintu yang sengaja dijebol untuk melihat ke dalam. Itu pun sudah persetujuan dari RT dan warga setempat,” tambahnya.

Korban sendiri ditemukan meninggal di di rumahnya, Senin (10/9) sore. Warga Klakah, Kabupaten Lumajang, itu selama ini tinggal sendirian. Sehingga, tak ada yang mengetahui kematianya.

Mayatnya ditemukan sekitar pukul 14.00 oleh rekan kerjanya di BCA. Saat itu, rekannya berkunjung untuk melihat keadaan Ida. Sebab, Ida tidak masuk kerja. (rpd/hn/mie)

MAYANGAN – Karyawan BCA Kota Probolinggo, Idawati, 51, dipastikan meninggal karena penyakit yang dideritanya. Warga Klakah, Kabupaten Lumajang, itu diketahui menderita diabetes dan jantung.

Kepastian itu diketahui berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan RSUD dr. Moh. Saleh. Otopsi dilakukan setelah perempuan yang tinggal sendiri di RT 4/RW 7, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, itu ditemukan meninggal.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto menegaskan, kematian korban murni akibat penyakit yang dideritanya. Mengingat tak ditemukan luka, baik lebam atau luka sobek pada tubuhnya.

“Dari hasil visum, tak ditemukan adanya luka yang menyebabkan kematian. Dia meninggal akibat penyakit komplikasi yang diderita, yakni jantung dan diabetes,” terangnya.

Selama ini, menurutnya, korban tinggal sendirian. Diduga saat penyakitnya kambuh, tidak ada yang mengetahuinya.

Kasat Reskrim juga memastikan, tidak ada orang yang masuk ke rumahnya. Sebab, tidak ada tanda-tanda adanya orang lain masuk.

“Kondisi rumahnya tak ada yang rusak, termasuk pintunya. Jadi, tidak ada orang yang masuk, kecuali pintu yang sengaja dijebol untuk melihat ke dalam. Itu pun sudah persetujuan dari RT dan warga setempat,” tambahnya.

Korban sendiri ditemukan meninggal di di rumahnya, Senin (10/9) sore. Warga Klakah, Kabupaten Lumajang, itu selama ini tinggal sendirian. Sehingga, tak ada yang mengetahui kematianya.

Mayatnya ditemukan sekitar pukul 14.00 oleh rekan kerjanya di BCA. Saat itu, rekannya berkunjung untuk melihat keadaan Ida. Sebab, Ida tidak masuk kerja. (rpd/hn/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/