Dari 74 Titik, Sisa 14 Jaringan Irigasi Belum Rampung

BANGIL – Tahun ini Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan menarget dapat menormalisasi 74 jaringan irigasi. Namun, sejauh ini baru 60 titik yang sudah rampung digarap. Sisanya, masih terus digarap dan diyakini rampung sebelum akhir tahun ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, hampir seluruh kegiatan normalisasi jaringan irigasi tahun ini rampung. Dari taget 74 titik, sejauh ini 60 titik sudah rampung digarap.

Seperti, jaringan irigasi Grayah di Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen; jaringan irigasi Pendem, di Desa Tampung, Kecamatan Rembang; dan puluhan jaringan irigasi lainnya. “Masih ada belasan jaringan irigasi yang belum dinormalisasi. Sekarang masih proses pekerjaan,” ujarnya.

Hanung mengatakan, proses pengerukan jaringan irigasi itu tidak sepenuhnya mulus. Ada beberapa kendala yang menjadi penghambat. Selain penumpukan sampah di sungai, juga persoalan medan yang sulit dijangkau alat berat. Ditambah kerusakan alat berat. “Ada beberapa kendala. Sehingga, menjadi ganjalan dalam kelancaran kegiatan normalisasi,” ujarnya.

Namun, pihaknya menyakinkan akan merampungkan normalisasi jaringan irigasi ini. Menurutnya, waktu yang tersedia masih cukup panjang. “Waktunya hingga akhir tahun. Sekarang masih ada cukup waktu untuk menyelesaikannya,” ujarnya. (one/fun)