Rp 100 Juta untuk Keterampilan Anak Telantar-Disabilitas

PANGGUNGREJO – Keberadaan warga Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus menjadi perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan. Dinsos berusaha membekali mereka dengan keterampilan. Utuk melatih mereka, tahun ini dialokasikan Rp 110 juta.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, tahun ini program Dinsos mengadakan pelatihan keterampilan sebanyak dua kali. Pertama untuk anak terlantar dan kedua untuk penyandang disabilitas. “Pelatihan ini rutin dilakukan setiap tahun agar PMKS bisa memiliki keterampilan kerja dan nantinya bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Anggaran Rp 110 juta itu terbagi menjadi dua pelatihan. Untuk pelatihan anak terlantar dianggarkan Rp 60 juta. Pelatihan pertama ditujukan kepada 15 anak terlantar. Ini sudah dilakukan pada Maret lalu di Kecamatan Puspo.

Pelatihan kedua direncanakan akan digelar pada Juli mendatang untuk penyandang disabilitas (eks kusta) sebanyak 10 orang. Pelatihan yang dialokasikan Rp 50 juta itu akan digelar di Kecamatan Grati.

Gunawan mengatakan, pelatihan yang diberikan berupa keterampilan menjahit dengan durasi pelatihan selama seminggu. “Setelah pelatihan 6 hari, mereka akan diberi modal. Seperti mesin jahit dan bahan praktik penjahitan. Harapannya, setelah itu peserta bisa memiliki keterampilan dan menjadi modal untuk bekerja dengan keterampilannya,” ujarnya. (eka/rud)