alexametrics
25 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Relokasi PKL Pasrepan Dilakukan setelah Lebaran

PASREPAN – Banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Pasar Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, dinilai membuat pasar ini terlihat kumuh. Karenanya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, akan merelokasi mereka. Relokasi ini akan dilakukan usai Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto mengatakan, setelah ada rencana mulai memfungsikan Ruko Pasrepan, otomatis PKL di depan Pasar Pasrepan, harus klir. Karenanya, usai Lebaran, pihaknya berencana merelokasi mereka. “PKL di depan pasar akan dipindah ke lahan sebelah selatan pasar,” ujarnya.

Menurutnya, PKL di depan Pasar Pasrepan, merupakan PKL yang sebelumnya berjualan di area sisi barat pasar. Setelah kios dibongkar dan direvitalisasi menjadi ruko berlantai 2 sejak dua tahun lalu, para PKL ini bertahan dan berjualan di luar pagar seng.

Imbasnya, wajah Pasar Pasrepan, terlihat kumuh. Sehingga, pihaknya berencana merelokasi mereka. Saat ini, ada 60 PKL yang berjualan di depan Pasar Pasrepan. Mereka berjualan menggunakan tenda seadanya. Ada yang berjualan makanan dan minuman sampai kebutuhan sehari-hari.

Awalnya mereka sempat dipindah ke area belakang pasar atau di sebelah timur. Namun, kembali lagi ke depan pasar karena menilai bisa lebih banyak mendapatkan pembeli. Kini mereka akan kembali direlokasi ke sisi selatan pasar.

Edy mengatakan, dipindahnya para PKL ke lokasi baru itu, diharapkan dapat membuat wajah Pasar Pasrepan, lebih tertib dan tidak lagi terlihat kumuh. Nantinya, juga akan dibangun sentra PKL Pasrepan di sisi selatan pasar. “Nanti juga akan dibangun fasilitas seperti pavingisasi dan tenda agar terlibat lebih tertib,” ujarnya. (eka/rud)

PASREPAN – Banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Pasar Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, dinilai membuat pasar ini terlihat kumuh. Karenanya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, akan merelokasi mereka. Relokasi ini akan dilakukan usai Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto mengatakan, setelah ada rencana mulai memfungsikan Ruko Pasrepan, otomatis PKL di depan Pasar Pasrepan, harus klir. Karenanya, usai Lebaran, pihaknya berencana merelokasi mereka. “PKL di depan pasar akan dipindah ke lahan sebelah selatan pasar,” ujarnya.

Menurutnya, PKL di depan Pasar Pasrepan, merupakan PKL yang sebelumnya berjualan di area sisi barat pasar. Setelah kios dibongkar dan direvitalisasi menjadi ruko berlantai 2 sejak dua tahun lalu, para PKL ini bertahan dan berjualan di luar pagar seng.

Imbasnya, wajah Pasar Pasrepan, terlihat kumuh. Sehingga, pihaknya berencana merelokasi mereka. Saat ini, ada 60 PKL yang berjualan di depan Pasar Pasrepan. Mereka berjualan menggunakan tenda seadanya. Ada yang berjualan makanan dan minuman sampai kebutuhan sehari-hari.

Awalnya mereka sempat dipindah ke area belakang pasar atau di sebelah timur. Namun, kembali lagi ke depan pasar karena menilai bisa lebih banyak mendapatkan pembeli. Kini mereka akan kembali direlokasi ke sisi selatan pasar.

Edy mengatakan, dipindahnya para PKL ke lokasi baru itu, diharapkan dapat membuat wajah Pasar Pasrepan, lebih tertib dan tidak lagi terlihat kumuh. Nantinya, juga akan dibangun sentra PKL Pasrepan di sisi selatan pasar. “Nanti juga akan dibangun fasilitas seperti pavingisasi dan tenda agar terlibat lebih tertib,” ujarnya. (eka/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/