alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Pasang Paving Hingga Lengkapi dengan PJU, Jalan di Sumber Rejo Kian Nyaman

Akses jalan benar-benar menjadi perhatian pembangunan yang paling serius ditangani oleh Pemdes Sumber Rejo. Keseriusan ini terjawab dengan adanya pembangunan jalan paving serta ditambah fasilitas penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di seluruh dusun.

—————–

Desa yang dipimpin Sakri Laksono Singo Mulyo ini memang ingin menuntaskan akses jalan di desa. Ini agar masyarakat bisa lancar menjalani segala aktivitas sehari-harinya. Jika infrastruktur bagus, maka ekonomi juga akan merangkak. Oleh karena itu, pada tahun 2018 ini pemerintah desa telah membangun beberapa titik jalan yang kurang layak di semua dusun dengan menyesuaikan kebutuhan sesuai usulan aspirasi warga.

“Dulu masih banyak dijumpai titik jalan yang kurang layak sehingga menjadi penghambat bagi aktivitas warga sekitar. Seperti hendak bekerja ke lahan pertanian, menuju kepemukiman, pendidikan, ibadah dan akses perekonomian yang hendak berdagang. Kini sudah lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya karena beberapa titik yang menjadi kendala sudah kami perbaiki dengan pavingisasi jalan,” ujar Sakri Laksono Singo Mulyo.

Tak hanya pavingisasi saja, beberapa titik juga kita lengkapi dengan fasilitas pendukung semisal penerangan jalan umum (PJU). Totalnya sekitar 150 unit yang dilengkapi secara bertahap mulai dari tahun 2017 hingga tahun 2018 ini.

“Sekarang jalan masuk ke pemukiman kampung sudah terang jika dilewati malam hari. Selain itu jalan utama desa juga kami lengkapi dengan PJU yang agak besar sehingga jangkauan lebih terang. Kini warga yang hendak beraktivitas ketika malam hari, tak lagi takut. Setidaknya penerangan yang cukup, bisa mengantisipasi tindakan kriminal yang dilakukan di tempat sepi dan gelap,” beber Kades.

Sakri Laksono Singo Mulyo masih ingat dahulu jika anak-anak kecil hendak mengaji. Mereka harus diantar orang tuanya karena takut gelap. “Sekarang anak-anak sudah berani berangkat sendiri untuk mengaji karena jalannya sudah mendukung apalagi ditambah penerangan jalan,” ujarnya.

Sementara itu perhatian lainmya juga diberikan misalnya terhadap warga yang kurang mampu secara ekonomi untuk membangun rumah tak layak huni. Desa memiliki program bedah rumah yang di tahun 2017 silam, ada 7 unit yang dibangun. Jumlah itu naik di tahun 2018 karena naik menjadi 15 unit.

“Warga sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah ini. Kini mereka bisa hidup lebih layak, tenang dan nyaman dengan keberadaan rumah yang lebih layak,” terangnya

Tak puas hanya itu, Sukri panggilan akrabnya juga menambahkan pengeboran sumur bor untuk memenuhi kebutuhan pengairan pertanian di Dusun Banyu Biru Lor tahun 2017 dan Banyu Biru Kidul di tahun 2018. Sehingga kini ketersediaan air pertanian yang tercukupi dengan baik dan lahan pertanian warga tetap produktif terjaga kesuburannya walau musim tanam di musim kemarau.

 

BUMDes Jadi Fondasi Kemandirian Desa

BANYAK PROYEKSI: Unit usaha yang dikelola BUMDesa Sumber Rejo yang diyakini memperkuat kemandirian desa. (Edwan Abdi Wiratama/Jawa Pos Radar Bromo)

Keberadaan badan usaha milik desa (BUMDesa) menjadi fondasi utama penguatan kemandirian ekonomi Desa Sumber Rejo. Sadar akan hal ini, maka pemerintah desa tampak serius untuk mewujudkan harapan dan impian tersebut. Besar harapan hasil dari pengelolaan mampu menyumbang pendapatan desa melalui beberapa unit usaha yang dikelola agar bisa lebih mandiri secara ekonomi. Tujuannya juga bisa mensejahterahkan masyarakat dengan terbukanya lapangan pekerjaan yang dikembangkan.

Pemberdayaan masyarakat memang menjadi bagian yang paling prioritas dalam menumbuhkan gairah pelaku usaha untuk lebih terus meingkatkan kreativitas dan inovasi. Sehingga nantinya lapangan pekerjaan akan tercipta dengan sendirinya seiring pengembangan skill yang telah diajarkan dan diterapkan oleh masyarakat untuk terus menumbuhkan perekonomian.

“Sementara ini perhatian pemberdayaan kami fokuskan untuk mengembangkan BUMDes dengan beberapa unit usaha yang sudah ada. Semisal menyediakan kebutuhan sembako pangan yang dibutuhkan masyarakat sekitar, pencucian motor, simpan pinjam, budidaya ikan, dan menyediakan kebutuhan pertanian,” beber Sakri Laksono Singo Mulyo, Kades Sumber Rejo

Sedangkan untuk Kedepannya akan mengembangkan unit usaha di lokasi wisata Banyubiru dengan bekerja sama dengan pengelola wisata. Wujudnya, ikut mengelola parkir wisata Banyubiru yang sudah berjalan.

Selain itu yang paling penting juga akan mengembangkan produk unggulan desa yang sudah dikenal masyarakat hingga tingkat provinsi yakni pupuk organik. Pupuk ini dikembangkan Juli, petani asal Sumber Rejo. Produk yang dihasilkan sduah memiliki kualitas yang sangat baik sehingga banyak dikenal luas.

“Nah beberapa hasil produk unggulan ini nantinya akan dikembangkan dan dipasarkan yang akan kami akomodir pengelolahanya melalui BUMDes. Sehingga kesempatan untuk lebih maju terbuka lebar,” pungkas Sakri Laksono Singo Mulyo. (ed/fun)

 

Tentang Desa Sumber Rejo, Kecamatan Winongan
Jumlah Penduduk: 3.850 Jiwa
Luas Wilayah: 150 Hektare
Jumlah RT/RW: 29/7
Jumlah Dusun: 7; Banyu Biru Lor, Banyu Biru Kidul, Dukuh Kulon, Dukuh Tengah, Dukuh Wetan, Dukuh Kidul dan Dukuh Wates.
Potensi Desa:
Pertanian: Padi dan Tebu
Peternakan: Sapi dan Kambing
Perikanan: Lele, Nila dan Mujaer
UKM: Mebel, anyaman bambu tempeh dan keranjang, tempe, rengginang, pupuk organik, bibit tumbuhan pertanian.
BUMDes: Cuci motor, kebutuhan Sembako pangan, kebutuhan pertanian.

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Listrik Kerap Padam, 95 Persen Disebabkan Pohon

Kejadian listrik padam atau mati lampu kerap terjadi saat musim hujan.

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat.

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.