alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

“Dihajar” Angin Kencang, Pintu Langit Merugi Ratusan Juta

PRIGEN, Radar Bromo – Wisata Ngopi Bareng Pintu Langit mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah akibat terimbas bencana angin kencang. Namun, Minggu (10/11) wisata yang berlokasi di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan itu, sudah beroperasi normal.

Sama dengan rumah warga di Lingkungan Jeruk, wisata Pintu Langit diterjang angin kencang, pada Sabtu (9/11). Saat itu, kafe outdoor di Pintu Langit, disapu angin kencang. Akibatnya, kafe itu roboh dan porak poranda.

Saat itu juga, lokasi wisata ditutup. Pengelola wisata lantas membersihkan lokasi yang diterjang puting beliung.

“Pembersihan material yang rusak akibat diterjang angin kencang sudah selesai, sore hingga malam setelah kejadian. Har ini kembali beroperasi normal. Alhamdulillah pengunjungnya tetap banyak,” ucap Saifullah Yusuf, pemilik Ngopi Bareng Pintu Langit.

Gus Ipul panggilannya menegaskan, bencana alam tidak bisa dihindari. Sehingga, merusak sejumlah fasilitas di Pintu Langit. Seperti, atap aula, teras kafe, atap teras amphitheater mini dan yang lain.

“Kami mengalami kerugian ratusan juta rupiah dampak dari bencana ini. Kami akan memperbaiki semua kerusakan secepatnya. Termasuk memperbaiki dua mobil yang rusak karena tertimpa pohon,” tegasnya.

Meskipun kembali beroperasi normal, pengelola Pintu Langit menyiapkan langkah khusus untuk antisipasi bencana yang mungkin terjadi. Yaitu, menyiapkan titik kumpul bagi pengunjung. Pengelola menjadikan lobi dan kafe outdoor sebagai titik kumpul evakuasi, apabila bencana kembali terjadi.

“Mudah-mudahan hanya sekali dan tak terulang kembali. Namun, kami melakukan langkah antisipasi untuk safety pengunjung. Belajar dari kejadian sebelumnya,” kata Farid, manajer wisata Ngopi Bareng Pintu Langit.

Selain kerugian materiil, dua pengunjung mengalami luka-luka saat angin kencang datang. Keduanya pun langsung dievakuasi ke Puskesmas Prigen.

“Ada dua pengunjung mengalami luka lecet di kaki dan memar, karena tertimpa material. Kami bawa ke Puskesmas Prigen saat itu juga untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah dirawat mereka langsung pulang,” ungkapnya.

Terpisah, petugas Polsek Prigen langsung menugaskan sejumah personel ke lokasi wisata Ngopi Bareng Pintu Langit. Mereka melakukan penyelidikan awal dan meminta keterangan dari pengelola.

“Pengamatan kami sejauh ini tidak ada unsur kesengajaan. Ini murni karena bencana alam angin kencang. Karena kerusakan juga dialami puluhan rumah warga di lingkungan yang sama,” terang Kapolsek Prigen Iptu Slamet Wahyudi. (zal/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR