alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Na’im yang Bikin Resah Warga Alami Gangguan Jiwa usai Bersemedi

PAKUNIRAN – Na’im, 45, warga Desa Kertonegoro, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo yang membuat resah warga, telah diamankan Rabu (10/10). Na’im yang mengidap gangguan jiwa itu ditangkap saat hendak turun ke Dusun Krajan, Desa Kertonegoro.

Informasi yang dihimpun media ini, Na’im yang diduga memiliki gangguan jiwa ini cukup gesit. Setiap kali hendak ditangkap, berhasil lolos. “Maunya dengan cara persuasif, tapi lari. Kami mengatur strategi jika sewaktu-waktu Na’im turun,” terang Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko.

Dan benar, sekira pukul 06.30, Na’im ditangkap saat hendak turun ke Dusun Krajan, Desa Kertonegoro. Na’im setiap pagi memang punya kebiasaan turun ke sebuah warung kopi.

Saat melintas di hutang sengon, Na’im dihadang dan disergap. “Ada enam orang warga yang menyergap. Kebiasaan Na’im pagi hari memang cangkruan di desanya minta rokok dan makan. Karena stress, ya diberi,” ujarnya.

Saat proses penangkapan itu, warga yang bernama Sunawi, 45, asal Desa Kertonegoro tergores sabit milik Na’im. Akibatnya perut bagian kiri tergores sepanjang 5 sentimeter. Korban harus dijahit sebanyak lima jahitan. “Warga ada yang memegang tangan Na’im, kaki Na’im, ada yang merebut sabitnya,” terangnya.

Setelah disergap, kaki dan tangan Na’im diikat dengan tali. Lalu dengan kendaraan roda empat milik kepala desa setempat, ia dibawa ke Mapolsek Pakuniran. Na’im lantas diantar ke Puskesmas Sumberkembar untuk diperiksa kondisi tubuhnya.

Sementara itu, keponakan Na’im, Khairus Suhdi, 37, mengatakan, Na’im mengidap gangguan jiwa sejak tahun 1990. Ia sehari-hari tinggal bersama ibunya, Sisro dan kakaknya, Miasi. Namun, ia jarang pulang. Na’im adalah anak ketika dari 6 bersaudara. Sejak muda sudah mengalami gangguan jiwa, sehingga belum berkeluarga.

Na’im mengalami gangguan jiwa setelah bersemedi di sungai desa setempat berhari-hari. Ia pernah ditangkap Polsek Paiton karena mencurigakan. Karena dinyatakan tidak waras, ia dilepas. Diketahui, korban pembacokan Na’im sudah ada tiga. Tapi, tidak separah saat ini.

Sementara Kepala Desa Ketonegoro Abdul Rahman mengatakan, Selasa (9/10) ia mengatur strategi bersama warga desa setempat untuk penangkapan Na’im. sore harinya, pihaknya bersama warga ke sawah dan mendengar informasi Na’im turun dari gunung.

Sehingga, Na’im diikuti oleh dua orang warga dan terjadi bentrok. “Kayaknya Na’im mau kabur, ada perlawanan dan membacok, Alhamdulillah tidak kena,” terang Abd Rahman. Namun, Sunawi terkena sabit karena posisinya di bawah.

Pihaknya berharap bagi siswa di desa setempat untuk tidak resah dan bisa masuk ke sekolah seperti sedia kala. Rencananya, Na’im dirujuk ke RS Jiwa Lawang. “Mudah-mudahan Na’im pulih kembali karena selama ini warga saya resah. Termasuk warga warga Bimo, Gondosuli, dan Pakuniran juga resah. Insya Allah sudah aman, karena tertangkap, yang ditakuti adalah senjatanya,” ujarnya. (hil/rf/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Motor Dicuri di Halaman Minimarket di Pohjentrek

Diduga, komplotan pelaku beraksi dengan modus menukarkan uang di kasir.

Mau Rujakan, Motor Warga Banyuanyar Raib saat Ditinggal Ambil Mangga

­Aksi pencurian motor semakin merajalela. Setelah terjadi di Leces beberapa waktu lalu, aksi pencurian motor bergeser ke Kecamatan Banyuanyar.

Mobil Brio Tertabrak Sri Tanjung, Sopirnya asal Muneng Selamat

Mega Ratu, 27, lolos dari maut. Betapa tidak, warnita asal Desa Muneng itu, masih bisa selamat, walau mobilnya tertabrak kereta api di perlintasan Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Profesional, Kolaborasi-Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Lokal

Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan. Bahkan, berkembang dengan sejumlah inovasi.

Rem Blong, Truk Nyemplung Parit-Sasak Pagar Pabrik di Pandaan

Gara-gara remb blong, sebuah truk boks bernopol L 8466 UX hilang kendali di jalan Malang-Surabaya